Connect with us

Berita

Momen Haru saat Bhayangkari di Tapsel Menyusui Bayi yang Terpisah dari Ibunya

Anggota Bhayangkari Tapanuli Selatan, Ny. Nova, menyusui bayi korban banjir dan longsor yang terpisah dari ibunya. Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari Bhayangkari dan Polda Sumut.

Logompn

Published

on

Momen haru saat bhayangkari di tapsel menyusui bayi yang terpisah dari ibunya
Momen Haru saat Bhayangkari di Tapsel Menyusui Bayi yang Terpisah dari Ibunya. Gambar : Dok. Humas Polri

MPN Indonesia 1 Desember 2025 - Seorang anggota Bhayangkari Cabang Tapanuli Selatan, Ny. Tengku Nova Mulyana Hanafi, menyusui seorang bayi berusia sekitar satu bulan yang terpisah dari ibunya di lokasi banjir dan longsor di Dusun Purba Tua, Desa Marsada, Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara pada Minggu (30/11).

Bayi tersebut ditemukan terus menangis karena kelaparan dan kelelahan di Posko Kesehatan dan Dapur Umum depan RM Sinyar-Nyar.

Saat itu, bayi hanya ditemani neneknya, sementara sang ibu masih berada di area terdampak bencana.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Ny. Nova secara spontan memberikan air susu ibu (ASI) setelah mendapat izin dari tenaga kesehatan dan nenek bayi.

Aksi dilakukan di sebuah musholla kecil di sisi posko, dan tangis bayi mereda setelah disusui.

“Waktu melihat bayi itu menangis, saya seperti melihat anak saya sendiri. Saya hanya memikirkan satu hal, yakni dia harus segera ditenangkan, dia harus minum. Selama saya bisa membantu, saya lakukan tanpa ragu,” ujar Ny. Nova dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi mediahub.polri.go.id, Senin (1/12).

Apresiasi dari Bhayangkari dan Polda Sumut

Peristiwa ini terjadi di tengah penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Tapanuli Selatan.

Tindakan Ny. Nova mendapat apresiasi dari Ketua Bhayangkari Cabang Tapanuli Selatan, Ny. Kiki Yon Edi. Menurutnya, aksi tersebut mencerminkan semangat kepedulian Bhayangkari.

“Yang dilakukan Ny. Yana adalah wujud kepedulian yang menjadi jantung Bhayangkari. Kami berusaha hadir bukan hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut meringankan beban sesama,” tuturnya.

Kapolda Sumatra Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, juga menegaskan bahwa tindakan Ny. Nova adalah bentuk nilai kemanusiaan yang dijunjung Polri dan Bhayangkari.

Baca Juga:  Viral! Penampakan Lautan Gelondongan Kayu di Pantai Parkit usai Banjir

“Di tengah situasi bencana yang penuh duka, tindakan Ny. Nova menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak pernah padam. Polri dan Bhayangkari selalu berupaya hadir membawa kehangatan, rasa aman, dan pertolongan bagi masyarakat,” pungkas Kombes Ferry.

Kombes Ferry menambahkan bahwa Polda Sumut berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana di Tapanuli Selatan dan wilayah terdampak lainnya di Sumatra Utara.

(AKM/NID/RAD)

Trending