Connect with us

Politik

Cak Imin Kirim Surat ke Bahlil hingga Raja Juli, Diminta Taubat Nasuha untuk Evaluasi Total Kebijakan

Cak Imin mengirimkan surat ke beberapa menteri di Kabinet Merah Putih, termasuk Bahlil Lahadalia dan Raja Juli untuk taubat nasuha atau evaluasi seluruh kebijakan yang berkaitan dengan alam.

Logompn

Published

on

Cak imin kirim surat ke bahlil hingga raja juli, diminta taubat nasuha
Cak Imin Kirim Surat ke Bahlil hingga Raja Juli, Diminta Taubat Nasuha | Gambar: YouTube/Kemenko Pemberdayaan Masyarakat

Aceh, MPN Indonesia 2 Desember 2025 - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dalam acara Workshop Kepala Sekolah Program SMK Go Global di Bandung pada Senin (1/12) mengaku telah mengirimkan surat ke beberapa menteri di Kabinet Merah Putih.

Dalam surat itu, Cak Imin meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia hingga Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk melakukan evaluasi total terhadap seluruh kebijakan terkait lingkungan hidup.

“Hari ini saya berkirim surat ke Menteri Kehutanan, ke Menteri ESDM, ke Menteri Lingkungan Hidup untuk bersama-sama evaluasi total seluruh kebijakan policy dan langkah-langkah kita. Sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah,” katanya seperti dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung YouTube Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Selasa (2/12).

Lebih lanjut, Cak Imin membahasakan permintaan tersebut kepada tiga menteri sebagai taubat nasuha untuk melakukan evaluasi total terhadap kebijakan.

“Bahasa NU-nya taubatan nasuha. Tubatan nasuha itu kuncinya satu, evaluasi total policy. Semua aspek dari sejak kita berpikir, melangkah dan berbuat,” tambahnya.

Ungkap Penyebab Krisis Lingkungan

Cak Imin berpendapat bahwa bencana seperti yang tengah melanda wilayah seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara tak bisa dilepaskan dari kerusakan alam yang terjadi.

Ia memandang, bencana yang terjadi tidak semata-mata akibat faktor alam, tetapi disebabkan oleh akumulasi kerusakan lingkungan.

“Ancaman bencana ada di depan mata kita akibat dua hal, pertama lingkungan kita yang kritis akibat kesalahan kita sendiri. Yang kedua, perencanaan dan antisipasi yang rendah dari kita semua sebagai bangsa,” ujar Cak Imin.

Ia pun menyampaikan duka cita kepada para korban yang terdampak atas bencana yang terjadi karena kelalaian manusia.

Baca Juga:  Bagaimana Banjir dan Longsor Bisa Terjadi? Ini Jawabannya!

“Kiamat bukan sudah dekat. Kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri. Semoga yang sedang mengalami musibah segera mendapatkan bantuan keluarga dan kesabaran selalu menyertai kita semua,” ungkapnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending