Connect with us

Berita

BMKG Sebut Sudah Peringatkan Pemda soal Cuaca Ekstrem di Sumatra sebelum Bencana Terjadi

BMKG menyampaikan bahwa peringatan dini cuaca ekstrem untuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara telah dikeluarkan 4 hingga 8 hari sebelum bencana terjadi.

Logompn

Published

on

Bmkg sebut sudah peringatkan pemda soal cuaca ekstrem di sumatra sebelum bencana terjadi
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/12). Gambar : Tangkapan Layar YouTube/TVR Parlemen

MPN Indonesia 2 Desember 2025 - Peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di tiga provinsi di Sumatra telah dikeluarkan jauh sebelum bencana terjadi.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/12).

BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara berdasarkan analisis cuaca periode Kamis (27/11) hingga Kamis (4/12).

Press release untuk Aceh dan Sumatra Barat diterbitkan empat hari sebelum bencana, sementara untuk Sumatra Utara peringatan disampaikan delapan hari sebelumnya.

“Untuk daerah Aceh dan Sumatra Barat, BMKG telah menerbitkan press release untuk potensi bencana siklon atau cuaca ekstrem di Aceh dan Sumatra Barat. Ini 4 hari sebelum bencana. Untuk Sumatra Utara, press release-nya telah diterbitkan 8 hari sebelum bencana terjadi,” ujar Teuku Faisal Fathani dalam rapat tersebut, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube TVR Parlemen, Selasa (2/12).

Penyaluran Informasi ke Pemerintah Daerah

Setelah peringatan diterbitkan, informasi disalurkan melalui Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I yang membawahi lima provinsi di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Peringatan tersebut juga diteruskan kepada berbagai pemangku kebijakan daerah, termasuk Forkopimda, pemerintah provinsi, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Ini kita sampaikan ke Forkopimda, provinsi, BPBD, semua kami sampaikan. Dan ini terus di-update setiap 2 hari bahwa akan terjadi cuaca ekstrem pada tiga wilayah ini,” jelas Teuku.

Sejumlah kepala daerah kemudian merespons cepat dengan menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi.

Baca Juga:  Orangutan Tapanuli yang Langka Ditemukan Mati di Bawah Tumpukan Kayu Gelondongan

Fenomena Siklon Tropis dan Perubahan Cuaca Global

Dalam pemaparannya, Teuku menjelaskan bahwa perubahan pola cuaca global belakangan turut meningkatkan potensi bencana di Indonesia.

Ia menyebut selama ini Indonesia dianggap aman dari siklon tropis karena letaknya yang dekat garis khatulistiwa, di mana efek coriolis melemahkan pembentukan siklon.

“Perlu kami sampaikan, selama bertahun-tahun kita menganggap bahwa daerah tropis dari Indonesia ini adalah bukan daerah yang dilanda siklon, atau badai atau taifun karena kita berada di dekat khatulistiwa sehingga ada efek coriolis yang melemahkan bibit siklon,” ungkapnya.

Namun, fenomena atmosfer yang berubah dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan kemunculan bibit siklon di sekitar Sumatra.

“Siklon Senyar sendiri terjadi karena adanya berbagai faktor, ada angin dari Asia, dan diperkuat dengan suhu di permukaan laut di Selat Malaka yang cukup tinggi, sehingga terbentuklah awan sehingga bibit siklon ini dapat terbentuk dan berkembang menjadi siklon dan dia berada di antara Sumatra dan Semenanjung Malaysia sehingga terperangkap,” imbuh Teuku.

“Jadi kata kuncinya adalah siklon tropis bukan bencana yang lazim terjadi di daerah tropis, tetapi inilah kejadian yang kita hadapi sekarang,” pungkasnya.

BMKG memastikan pembaruan data dan peringatan cuaca terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending