Connect with us

Berita

Daftar MagangHub? Jangan Lupa Bikin LinkedIn dan Sosmedmu Rapi, Ini Alasannya

Ada satu langkah penting yang justru sering diabaikan oleh peserta MagangHub, yaitu merapikan LinkedIn dan media sosial.

Logompn

Published

on

Daftar maganghub jangan lupa bikin linkedin dan sosmedmu rapi, ini alasannya
Daftar MagangHub Jangan Lupa Bikin LinkedIn dan Sosmedmu Rapi, Ini Alasannya | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 4 Desember 2025 - Para lulusan baru kini sedang memperebutkan kesempatan MagangHub Kemnaker di perusahaan-perusahaan impian.

Banyak yang mulai memperbarui CV, menyiapkan portofolio, hingga memilih posisi yang paling sesuai dengan minat mereka.

Namun ada satu langkah penting yang justru sering diabaikan oleh peserta, yaitu merapikan LinkedIn dan media sosial.

Padahal di era digital seperti sekarang, jejak profesional di dunia maya tidak kalah penting dibandingkan dokumen administrasi.

Bahkan, bagi perusahaan yang ikut serta dalam program MagangHub, keberadaan profil LinkedIn dan media sosial peserta bisa menjadi faktor penentu.

Mengapa bisa begitu? Yuk simak penjelasannya.

Pentingnya LinkedIn

Dikutip MPN Indonesia dari Instagram @mentors_id, saat proses seleksi berlangsung, perusahaan hanya dapat melihat data peserta yang ditampilkan melalui sistem MagangHub.

Masalahnya, informasi yang muncul sering kali sangat terbatas. Oleh karena itu, HR biasanya melakukan pencarian tambahan di luar platform.

LinkedIn menjadi pintu pertama bagi rekruter untuk mengenal kandidat lebih jauh. Lewat profil itulah mereka bisa menilai:

  • Riwayat pendidikan
  • Aktivitas organisasi atau proyek
  • Keterampilan yang dikuasai
  • Hingga rekomendasi atau portofolio digital

Dalam proses seleksi yang waktunya terbatas, HR membutuhkan cara cepat untuk memahami latar belakang peserta.

Di sinilah LinkedIn berperan penting. Profil yang tersusun rapi menunjukkan bahwa peserta serius membangun karier dan memahami standar profesional.

Sebaliknya, ketiadaan LinkedIn membuat HR tidak memiliki gambaran apa pun tentang pengalaman kandidat, terutama ketika perusahaan ingin mengevaluasi peserta sebelum meminta CV atau portofolio lebih lanjut.

Baca Juga:  Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Tahapan Seleksinya

Padahal, satu tampilan profil LinkedIn saja bisa menjadi nilai plus besar.

Media Sosial Bisa menjadi Nilai Plus

Tidak hanya LinkedIn, akun media sosial pribadi kamu juga bisa menjadi rujukan perusahaan.

Apalagi bagi peserta yang melamar posisi di bidang kreatif, digital, atau komunikasi. Aktivitas di media sosial bisa mencerminkan kemampuan kandidat, seperti:

  • Keterampilan membuat konten
  • Gaya komunikasi
  • Kreativitas dalam penyampaian pesan
  • Hingga profesionalitas dalam berinteraksi

Misalnya, seseorang yang melamar posisi social media specialist akan terlihat jauh lebih menonjol jika aktif membagikan karya, analisis tren, atau hasil pekerjaannya di media sosial.

Jejak positif seperti ini membantu HR mengenali potensi kandidat tanpa perlu menunggu dokumen tambahan.

Tapi media sosial pribadi kamu bukan hanya menjadi rujukan karya, melainkan juga bisa sebagai cara rekruter mengetahui apa saja kegiatan yang kamu sukai.

Tujuannya tentu untuk mengetahui sekilas karakter diri kamu.

Jejak Digital yang Profesional Penting untuk Meyakinkan Perusahaan

Dalam dunia kerja modern, perusahaan tidak hanya melihat apa yang tertulis di CV.

Mereka ingin mengetahui bagaimana seorang kandidat merepresentasikan dirinya di ruang digital.

Jejak profesional ini menjadi modal penting terutama ketika perusahaan ingin melakukan seleksi cepat dalam jumlah peserta yang sangat besar.

Kehadiran LinkedIn yang lengkap dan media sosial yang rapi membantu perusahaan memotret karakter, kemampuan, dan kualitas kamu secara lebih menyeluruh.

Mentoring Gratis “Step by Step Keterima MagangHub” dari Mentors ID

Untuk mempersiapkan peserta MagangHub agar lebih siap menghadapi proses pendaftaran, Mentors Indonesia menghadirkan mentoring gratis “Step by Step Keterima MagangHub”.

Mentoring ini dipandu oleh Rizki Rahmanto, seorang General Manager HR Strategic dengan pengalaman 25 tahun di lebih dari 10 industri.

Baca Juga:  Pamapersada Buka Loker bagi Lulusan SMA hingga S1, Simak Posisi dan Syaratnya!

Lewat bimbingan gratis ini, peserta akan diberi insight mengenai tips dan trik agar diterima MagangHub.

Tak hanya itu, peserta juga akan diberi wawasan mengenai cara pandang rekruter saat melakukan seleksi peserta.

Tujuannya jelas, agar para calon peserta MagangHub bisa memahami apa yang perlu dilakukan agar bisa menonjol di mata rekruter.

Peserta mentoring juga akan mendapat e-sertifikat, modul pelatihan, akses komunitas, dan sesi tanya jawab langsung dengan Rizki Rahmanto.

Bagi kamu yang ingin peluang diterima semakin besar, mengikuti mentoring ini tentu menjadi langkah cerdas.

Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi Instagram @mentors_id.

(AKM/NID/RAD)

Trending