Connect with us

Politik

Temui Korban Bencana Sumatra, Gibran Rakabuming Berkali-kali Minta Maaf

Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra saat mendatangi posko pengungsian.

Logompn

Published

on

Gibran rakabuming temui korban bencana sumatra
Gibran Rakabuming Temui Korban Bencana Sumatra | Gambar: YouTube/Wakil Presiden Republik Indonesia

MPN Indonesia 5 Desember 2025 - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra.

Permintaan maaf tersebut disampaikan secara langsung saat Gibran mengunjungi salah satu posko pengungsian di Batang Boru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada Kamis (4/12).

“Bapak-Ibu, sekali lagi saya mohon maaf. Bapak-Ibu tidak sendiri, warga Sumatra tidak sendiri. Kami di sini untuk Bapak-Ibu semua, ya. Kami hari ini mengunjungi tiga provinsi sekaligus,” kata Gibran dalam kunjungan tersebut.

Dalam kunjungan yang sama, ia juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk perbaikan infrastruktur serta kebutuhan akses listrik dan BBM di Sumatra.

Ia turut meminta pemerintah setempat untuk mendata rumah warga yang rusak akibat bencana.

“Dan rumah yang rusak, ini mohon Pak tolong diinventaris dulu, nanti akan kami bantu,” katanya.

Kunjungan ke Kabupaten Agam

Pernyataan yang sama turut disampaikan Gibran dalam kunjungannya ke posko pengungsian di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Ia menyatakan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana.

“Saya mohon maaf sebelumnya. Bapak/Ibu tidak sendiri. Warga Sumatera tidak sendiri. Kami diperintah Bapak Presiden untuk melakukan percepatan pemulihan pascabencana ini,” ujar Gibran di hadapan para pengungsi.

Ia juga meminta kepada kepala daerah, BNPB, TNI, dan Polri untuk memerhatikan kondisi pengungsian para warga.

Terkhusus untuk ketersediaan tenda, makanan, dan air bagi warga prioritas, seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia.

“Saya mohon juga atensi khusus untuk lansia, anak-anak, balita, dan ibu hamil ini mohon diprioritaskan,” kata Gibran.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Deras, Makkah dan Madinah Terendam Banjir hingga Sejumlah Mobil Hanyut

Jumlah Korban Banjir-Longsor di Sumatra

Bencana alam yang melanda Sumatra menimbulkan korban jiwa serta kerusakan dalam jumlah besar.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dilihat MPN Indonesia dari dashboard rekapitulasi terdampak bencana menunjukkan bahwa hingga Jumat (5/12), korban bencana di tiga wilayah tersebut telah mengakibatkan 836 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 509 orang masih tercatat hilang dan 2.700 warga mengalami luka-luka.

Sejumlah fasilitas juga tercatat mengalami kerusakan, dengan rincian 536 fasilitas umum, 25 fasilitas kesehatan, 326 fasilitas pendidikan, 185 rumah ibadah, 115 gedung/kantor, serta 295 jembatan terdampak peristiwa tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending