Connect with us

Berita

Prakiraan Cuaca 5-11 Desember 2025, BMKG: Masih Didominasi Hujan Ringan

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sangat lebat terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada 5-11 Desember 2025, dipengaruhi dinamika atmosfer global-regional, termasuk Gelombang Kelvin, Rossby Ekuator, dan MJO.

Logompn

Published

on

Prakiraan cuaca 5 11 desember 2025, bmkg masih didominasi hujan ringan
Ilustrasi Musim Hujan. Gambar : Pexels.com/Pixabay

MPN Indonesia 5 Desember 2025 - BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami hujan ringan hingga lebat pada periode Jumat (5/12) hingga Kamis (11/12).

Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global dan regional yang aktif, seperti Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, serta pergerakan Madden-Julian Oscillation (MJO).

Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

BMKG mencatat bahwa intensitas hujan sangat lebat hingga ekstrem telah terjadi pada awal Desember 2025, dengan nilai tertinggi di Sumatra Utara mencapai 166,0 mm/hari, di Bali 117,7 mm/hari, dan di Maluku Utara 104,0 mm/hari.

Tingginya kelembaban udara serta pemanasan permukaan pada siang hari turut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan genangan.

Faktor atmosfer lain yang turut mempengaruhi cuaca antara lain nilai Dipole Mode Index (DMI) sebesar -0.46, indeks Nino 3.4 sebesar -0.91, serta Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +9.4.

Kondisi tersebut memicu peningkatan konveksi dan pembentukan awan hujan. Selain itu, penguatan Monsun Asia juga meningkatkan suplai uap air dari Samudra Hindia ke wilayah Indonesia.

Prakiraan Cuaca 5-7 Desember 2025

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi bmkg.go.id, hujan ringan hingga lebat mendominasi cuaca di seluruh Indonesia, dengan wilayah berpotensi hujan sedang meliputi:

Baca Juga:  Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Guyur Jabodetabek Pekan Ini

Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Wilayah Status Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat)

Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Wilayah Berpotensi Angin Kencang

Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Prakiraan Cuaca 8-11 Desember 2025

Hujan masih mendominasi, dengan wilayah berpotensi hujan sedang meliputi:

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Wilayah Status Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat)

Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan.

Dampak Sistem Atmosfer Lain

Bibit Siklon Tropis 93W terpantau di pesisir timur Filipina bagian utara dengan kecepatan angin maksimum 30 knot (56 km/jam), tekanan 1003 hPa, dan bergerak ke arah barat-barat daya.

Bibit ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Baca Juga:  Imbas Hujan Deras, 14 Titik di Tangsel Dilanda Banjir

Sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan dan utara Serawak turut membentuk area konvergensi angin yang memanjang hingga Laut Natuna.

BMKG menyampaikan bahwa MJO saat ini berada pada fase 7 (Western Pacific), sehingga tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Namun, kombinasi MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator masih aktif mempengaruhi wilayah barat Indonesia, termasuk Sumatra bagian barat, Lampung, Banten, Jawa Barat bagian barat, dan Jakarta.

Imbauan BMKG

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak dan risiko bencana hidrometeorologi.

Informasi iklim dan cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG seperti situs web, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial.

(AKM/NID/RAD)

Trending