Politik
Dedi Mulyadi Mau Bangun Kampung untuk Korban Banjir Bandang, Pemkot Padang Diminta Bantu Carikan Lahan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana pembangunan satu kampung bagi warga terdampak banjir bandang di Padang. Pemkot Padang menyiapkan hunian sementara dan terus menangani kebutuhan korban.
MPN Indonesia 6 Desember 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berencana membangun satu kampung bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kota Padang, Sumatra Barat.
Rencana ini ia sampaikan saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir pada Kamis (4/12).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan bahwa Dedi meminta Pemerintah Kota Padang mencarikan lahan sebagai lokasi pembangunan kampung tersebut.
“Alhamdulillah, Pak KDM menyampaikan keinginannya untuk membangun satu kampung di sini,” ujar Maigus di Padang, Jumat (5/12), dikutip MPN Indonesia dari Antara pada Sabtu (6/12).
Pemerintah Kota Padang menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya kemanusiaan itu.
Maigus menambahkan bahwa bantuan dari pemerintah daerah lain sangat dibutuhkan oleh warga yang menjadi korban banjir bandang.
Hunian Sementara untuk Warga Terdampak
Selain rencana pembangunan kampung oleh Gubernur Jabar, Pemerintah Kota Padang juga menyiapkan hunian sementara berupa rumah khusus di Kecamatan Koto Tangah.
Kepala UPTD Rusunawa, Angga Liberdo, menjelaskan bahwa proses pembersihan lokasi sudah dilakukan sejak Selasa (2/12) karena bangunan tersebut lama tidak digunakan.
Sebanyak 80 unit rumah khusus disiapkan, masing-masing terdiri atas dua kamar tidur dan dilengkapi kursi tamu, meja makan, serta tempat tidur.
“Satu unit rumah bisa dihuni oleh satu keluarga maksimal enam orang dan diupayakan dalam sepekan ke depan sudah dapat ditempati,” kata Angga Liberdo.
Kunjungan Dedi Mulyadi juga mencakup wilayah Gunung Nago, Kecamatan Kuranji, tempat ia berdialog langsung dengan warga mengenai kebutuhan dan harapan mereka terhadap dukungan pemerintah.
Dampak Banjir Bandang di Sumatra Barat
Banjir bandang yang melanda Sumatra Barat menimbulkan dampak besar di sejumlah kabupaten dan kota, termasuk Kota Padang, Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, dan Bukittinggi.
Banjir dan longsor menyebabkan kerusakan infrastruktur, rumah warga terendam, akses jalan terputus, serta fasilitas publik rusak.
Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan ekstrem yang melanda berbagai wilayah di Sumatra Barat sejak akhir November 2025.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memberikan bantuan kemanusiaan dan menyiapkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
