Connect with us

Viral

Kapolres Bungo Sidak SPBU, Bongkar Modus Pelangsir BBM Pakai Tangki Modifikasi

Polres Bungo melakukan penertiban pelangsir BBM subsidi di sejumlah SPBU dan berhasil membongkar modus pelangsir yang menggunakan pelat ganda hingga tangi modifikasi.

Logompn

Published

on

Kapolres bungo sidak spbu, bongkar modus pelangsir bbm pakai tangki modifikasi
Kapolres Bungo Sidak SPBU, Bongkar Modus Pelangsir BBM Pakai Tangki Modifikasi | Gambar: Kolase Instagram/@polisi_indonesia

Jambi, MPN Indonesia 8 Desember 2025 - Upaya penertiban pelangsir BBM subsidi kembali dilakukan oleh jajaran Polres Bungo pada Rabu (3/12), dengan razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.

Razia ini menyasar sejumlah SPBU di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, termasuk SPBU Pal 3 di Jalan Lintas Sumatera, yang kerap menjadi lokasi antrean panjang kendaraan pelangsir hingga menimbulkan kemacetan.

Dalam video yang diunggah Instagram @polisi_indonesia, AKBP Natalena terlihat tengah menyidak seorang pelangsir solar subsidi yang menggunakan mobil Mitsubishi Strada Triton dengan nomor polisi BH 9820 HD.

Saat diperiksa, pengemudi tersebut diduga berbohong hingga memicu kemarahan Kapolres. Tongkat komando Kapolres bahkan terayun dan memukul bagian depan mobil hingga patah.

“Saya tanya baik-baik, kamu sudah jelas salah masih berani bohong. Mobil ini bawa ke polres sekarang,” tegas AKBP Natalena seperti terekam dalam video, dikutip MPN Indonesia pada Senin (8/12).

Modus Pelangsir: Pakai Pelat Ganda hingga Tangki Modifikasi

Dalam razia tersebut, polisi menemukan berbagai modus yang digunakan pelangsir untuk mengelabui petugas agar bisa membeli BBM subsidi berulang kali.

Salah satu mobil diketahui menggunakan lebih dari satu plat nomor untuk menghindari pengawasan SPBU. Kendaraan tersebut turut diamankan sebagai barang bukti oleh petugas.

Selain itu, pemeriksaan kendaraan yang dilakukan aparat mencakup kelengkapan surat seperti STNK, barcode Pertamina, dan pengecekan terhadap tangki modifikasi.

AKBP Natalena menegaskan bahwa kegiatan para pelangsir ini tidak hanya menyebabkan kemacetan dan meresahkan warga, namun juga berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok BBM subsidi ke aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Saya tegaskan, kalau masih berani mengelabui petugas, pasti kami tindak. Ini demi kenyamanan masyarakat dan memutus pasokan BBM subsidi ke PETI,” ujarnya.

Baca Juga:  Dirut KAI Buka Suara Soal Pegawai yang Dipecat Karena Kasus Tumbler Hilang: Argi Tetap Karyawan Kami

(AKM/NID/RAD)

Trending