Connect with us

Politik

Menkes Sebut Dokter di Lokasi Bencana Sumatra Terbatas, Prabowo: Kalau Koas Bisa?

Presiden Prabowo memerintahkan Menkes Budi Gunadi Sadikin mengerahkan dokter magang dan mahasiswa koas ke lokasi pengungsian bencana di Sumatra.

Logompn

Published

on

Menkes sebut dokter di lokasi bencana sumatra terbatas, prabowo kalau koas bisa
Menkes Sebut Dokter di Lokasi Bencana Sumatra Terbatas, Prabowo Kalau Koas Bisa. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 9 Desember 2025 - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengerahkan dokter magang (internship) dan mahasiswa koas, dengan pendampingan dokter, ke lokasi pengungsian korban bencana alam di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu malam (7/12).

Langkah ini diambil menyusul laporan Menteri Kesehatan mengenai kekurangan tenaga medis di wilayah terdampak, karena sejumlah dokter setempat turut menjadi korban.

Butuh Sekitar 300 Dokter

Menkes Budi mengungkapkan bahwa setidaknya dibutuhkan sekitar 300 dokter untuk membantu penanganan selama tiga bulan ke depan.

Ia juga mengusulkan agar TNI dan Polri turut mengirimkan dokter dari kesatuannya karena kemudahan mobilisasi.

Dalam rapat tersebut, Prabowo menanyakan langsung kemungkinan pengerahan mahasiswa koas ke lokasi bencana.

“Sekarang saya tanya kalau koas boleh nggak diterjunkan? Sudah boleh?” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (9/12).

Budi menjawab bahwa dokter yang dapat diturunkan adalah peserta internship, dengan syarat ada dokter pendamping.

Prabowo menegaskan kembali agar data jumlah dokter magang segera dicek dan perguruan tinggi dapat ikut dikerahkan.

Pemerintah Siapkan Dukungan Medis

Pernyataan Prabowo merespons laporan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terkait meningkatnya kebutuhan penanganan penyakit seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit kulit di wilayah pengungsian.

Kementerian Pertahanan berencana mengirimkan empat helikopter tambahan yang dilengkapi fasilitas medis untuk menjangkau daerah terdampak.

Sjafrie meminta Kementerian Kesehatan melengkapi helikopter tersebut dengan tenaga medis yang bisa langsung diterjunkan ke lapangan.

Menkes Budi menyatakan kesiapannya untuk meminjam dokter dari kesatuan TNI dan Polri.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Buka Puasa Bersama Titiek Soeharto dan Didit Hediprasetyo

“Kalau boleh saya pinjam dulu tiga bulan, nanti uangnya kita carikan dari saya, supaya bisa didrop ke puskesmas daerah terpencil,” katanya.

Pengerahan dokter magang dan koas dilakukan untuk mempercepat penanganan pengungsi korban bencana alam, termasuk banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatra.

Pemerintah menargetkan para dokter dapat ditempatkan di puskesmas-puskesmas terpencil yang mengalami kekurangan tenaga medis.

Prabowo juga menyoroti potensi keterlibatan institusi pendidikan dalam upaya ini.

“Saya kira bisa itu, perguruan tinggi bisa dikerahkan juga itu. Internship,” ucapnya.

Ia meminta agar data lengkap jumlah dokter magang yang tersedia di tingkat nasional dicek dan segera dikerahkan ke titik-titik pengungsian.

(AKM/NID/RAD)

Trending