Connect with us

Viral

Gubernur Kecewa 80 Ton Bantuan Dikabarkan Hilang di Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyoroti dugaan hilangnya 80 ton bantuan di Bener Meriah dan meminta verifikasi aparat keamanan serta pembagian bantuan yang tepat sasaran.

Logompn

Published

on

Gubernur kecewa 80 ton bantuan dikabarkan hilang di aceh
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem). Gambar : Instagram/@muzakirmanaf1964

Aceh, MPN Indonesia 11 Desember 2025 - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyampaikan kekecewaannya setelah menerima informasi mengenai dugaan hilangnya 80 ton bantuan kemanusiaan untuk wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Informasi tersebut ia terima pada Rabu malam (10/12) dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Pendopo Gubernur Aceh.

Dugaan Hilangnya Bantuan

Mualem mengatakan bahwa bantuan sosial yang diduga hilang tersebut seharusnya telah disalurkan seluruhnya ke Kabupaten Bener Meriah.

Namun, laporan yang ia dengar menyebutkan bahwa bantuan itu tidak sampai kepada warga yang berhak menerimanya.

“Saya dengar berita, berita burung, ada 80 ton (bantuan) hilang entah ke mana. Kita turunkan semua di Bener Meriah, banyak donatur-donatur yang menyumbangkan, tetapi ya seperti itu, tidak tepat kepada sasaran,” ujar Mualem dalam rapat tersebut.

Ia menegaskan bahwa kabar tersebut masih bersifat tidak resmi dan masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut.

Meski begitu, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh telah berupaya menyalurkan bantuan seoptimal mungkin, meskipun efektivitasnya tetap bergantung pada kondisi lapangan.

“Kalau kita pikir-pikir ya, sudah maksimal. Tapi tergantung di lapangan mereka tepat sasaran atau tidak,” tambahnya.

Permintaan Verifikasi dan Peran Aparat

Mualem menekankan bahwa kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan.

Ia meminta agar TNI dan Polri ikut melakukan pengecekan guna memastikan apakah laporan itu benar.

“Saya tidak tahu, kita cek dulu apa betul atau tidak. Yang baru dengar berita burung, tidak kita percaya kan. Nanti bersama-sama ini ada Pak Pangdam, ada Pak Polisi apakah betul atau tidak,” katanya.

Baca Juga:  BMKG: Gempa M 6,2 di Pulau Doi Maluku Utara Tak Berpotensi Tsunami

Imbauan Kepada Pemerintah Daerah dan Relawan

Dalam kesempatan itu, Mualem juga mengimbau pemerintah daerah, terutama Bupati Bener Meriah, serta para relawan, agar memastikan pembagian bantuan dilakukan secara adil dan tepat sasaran.

“Kita juga mohon kepada Bapak Tagore, Bupati Bener Meriah, supaya dengan seadil-adilnya membagi sembako,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak donatur menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat di Bener Meriah, mengingat wilayah tersebut menjadi pusat distribusi bantuan berkat adanya bandara yang bisa digunakan untuk pengiriman.

“Kita tahu bahwa Bener Meriah tempat mereka hantar, karena di situ ada bandara yang boleh kita gunakan,” jelas Mualem.

Latar Belakang Distribusi Bantuan

Distribusi bantuan logistik ke wilayah tengah Aceh, termasuk Bener Meriah dan Aceh Tengah, dilakukan sebagai bagian dari penanganan bencana hidrometeorologi.

Penyaluran ini berlangsung bersamaan dengan perpanjangan status tanggap darurat di Provinsi Aceh hingga (25/12).

Dugaan hilangnya 80 ton bantuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan dan distribusi logistik di lapangan.

Pemerintah Aceh kini menunggu hasil pemeriksaan aparat keamanan untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending