Connect with us

Viral

Probolinggo Diterjang Banjir Bandang, Ribuan Warga Terisolasi

Banjir bandang melanda tiga desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, setelah hujan deras mengguyur wilayah lereng Gunung Argopuro.

Logompn

Published

on

Probolinggo diterjang banjir bandang
Probolinggo Diterjang Banjir Bandang | Gambar: Kolase TikTok/@haloprobolinggo

Jawa Timur, MPN Indonesia 14 Desember 2025 - Banjir bandang melanda tiga desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejak Kamis sore (11/12), setelah hujan deras mengguyur wilayah lereng Gunung Argopuro.

Aliran sungai meluap dan menerjang permukiman warga disertai material lumpur, mengakibatkan kerusakan pada rumah, jembatan, serta memutus akses warga.

“Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ketika hujan deras berlangsung sejak pukul 14.00 WIB dan mengakibatkan aliran sungai meluap serta masuk ke permukiman warga disertai lumpur,” kata Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com pada Sabtu (13/12).

Jembatan-Rumah Warga Rusak Diterjang Banjir

Akibat bencana alam ini, lebih dari seribu warga dari Desa Andungbiru, Desa Tiris, dan Desa Tlogoargo sempat terisolasi akibat enam infrastruktur jembatan rusak diterjang banjir.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Probolinggo, sebanyak enam jembatan mengalami kerusakan sehingga sempat menyebabkan 500 kepala keluarga (KK) terisolasi.

Selain jembatan rusak, sebanyak 17 rumah warga terdampak peristiwa ini, dengan rincian 4 rumah di Desa Andungbiru dan 13 rumah di Desa Tiris. Tak hanya banjir, tanah longsor juga berdampak pada dua rumah di Desa Andungbiru.

Meski banjir dinyatakan mulai surut, Oemar menyebut bencana tersebut menyisakan material lumpur di sejumlah rumah.

“Banjir sudah mulai surut, namun masih ada material lumpur yang tersisa di sejumlah rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut, namun kerugian material cukup besar,” tutur Oemar.

Hingga Jumat pagi (12/12), pembangunan jembatan darurat telah dibangun di beberapa titik, sehingga jumlah warga yang masih terisolasi berkurang menjadi 30 KK.

Pembangunan jembatan darurat terus berlanjut hingga Sabtu (13/12) untuk membuka akses warga antardesa sepenuhnya.

Baca Juga:  Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun Masih Diselidiki, Ini Fakta yang Sudah Diungkap

(AKM/NID/RAD)

Trending