Otomotif
Siap-siap! Mobil Terbang Asal AS Siap Mengudara Tahun Depan
Alef Aeronautics mulai memproduksi mobil terbang komersial di fasilitas perakitan mereka yang berlokasi di Silicon Valley, California.
MPN Indonesia 15 Desember 2025 - Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Alef Aeronautics, mulai memproduksi mobil terbang komersial di fasilitas perakitan mereka yang berlokasi di Silicon Valley, California.
Mobil terbang ini dijadwalkan mulai dikirim ke konsumen pada 2026, menandai terwujudnya temuan inovatif realisasi kendaraan udara pribadi di pasar global.
Mobil terbang ini merupakan inovasi pertama di dunia yang mampu melakukan lepas landas dan mendarat secara vertikal, namun tetap bisa dikendarai di jalan seperti mobil konvensional.
Model pertama dari mobil ini diberi nama Model A dan diproduksi secara handmade untuk distribusi terbatas kepada beberapa konsumen.
“Kita dengan senang hati melaporkan bahwa produksi mobil terbang pertama telah dimulai sesuai jadwal,” ujar CEO Alef Aeronautics, Jim Dukhovny, seperti dikutip MPN Indonesia dari Electrek pada Senin (15/12).
Terima Ribuan Pesanan Senilai Rp16 Triliun
Mobil terbang Model A bertenaga full listrik dan mampu menempuh jarak hingga 220 mil (sekitar 354 kilometer) untuk perjalanan darat, serta memiliki jangkauan terbang sejauh 110 mil (sekitar 177 kilometer).
Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan pada 2022 dan telah mendapatkan sertifikasi layak terbang dari Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (US FAA) kurang dari satu tahun setelah peluncurannya.
Alef Aeronautics mengembangkan mobil terbang ini selama hampir 10 tahun dengan dukungan pendanaan dari investor ternama seperti Tim Draper, yang dikenal sebagai pendukung Tesla dan Bitcoin.
Prototipe pertama kendaraan ini diperkenalkan pada 2016, sementara uji coba penerbangan pertama terhadap rangka mobil dilakukan pada 2018 dan dinyatakan berhasil, sehingga menarik minat investor lebih lanjut pada tahun berikutnya.
Hingga kini, Alef telah menerima 3.500 prapesan untuk mobil terbang tersebut dengan total nilai mencapai USD1 miliar (sekitar Rp16,6 triliun).
Harga satu unit Model A dibanderol sebesar USD299 ribu (sekitar Rp5 miliar), dengan pengiriman direncanakan mulai pada 2026.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
