Connect with us

Politik

Prabowo Sindir Pejabat yang Datang ke Lokasi Bencana Sumatra Hanya untuk Foto-foto

Presiden Prabowo Subianto melarang pejabat publik menjadikan kunjungan ke daerah bencana sebagai wisata bencana.

Logompn

Published

on

Prabowo sindir pejabat yang datang ke lokasi bencana sumatra hanya untuk foto foto
Prabowo dalam Sidang Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin (15/12). Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 16 Desember 2025 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan larangannya kepada para pejabat publik agar tidak menjadikan kunjungan ke wilayah terdampak bencana alam di Sumatra sebagai ajang wisata bencana.

Pernyataan ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12), di hadapan para menteri.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah bencana melanda beberapa wilayah di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo meminta agar pejabat tidak sekadar hadir dan mengambil foto, melainkan datang dengan tujuan untuk membantu warga.

“Sebaliknya juga saya mohon, jangan pejabat-pejabat, tokoh-tokoh datang ke daerah bencana hanya untuk foto-foto dan untuk dianggap hadir, ya. Mohon sebaliknya,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (16/12).

Larangan Budaya Wisata Bencana

Presiden menyatakan penolakannya terhadap praktik kunjungan yang hanya bersifat simbolik tanpa memberikan dampak nyata bagi warga yang terdampak bencana alam.

“Kita tidak mau ada budaya wisata bencana. Jangan,” tegas Prabowo dalam sidang kabinet tersebut.

Ia menekankan bahwa pejabat yang berkunjung ke lokasi bencana harus membawa solusi dan tindakan nyata atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar menjadikan rakyat sebagai objek.

“Kalau datang, benar-benar harus ada tujuan untuk membantu mengatasi masalah. Saya kira kalau unsur pimpinan datang, yang punya tugas dan portofolio ke situ,” lanjutnya.

Prabowo: Rakyat Jangan Dijadikan Objek

Dalam arahannya, Prabowo juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kecenderungan sejumlah pihak yang datang ke lokasi bencana tanpa membawa bantuan nyata.

Baca Juga:  Catat! Kemenkes Tak Rekomendasikan Pemberian Susu Formula untuk Anak-anak Korban Bencana di Sumatra

Ia meminta agar para pejabat yang turun ke lapangan memiliki pemahaman atas situasi dan segera melakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan warga terdampak.

“Mohon ini, saya lihat ada kecenderungan wisata bencana ini tidak bagus. Ya, rakyat di situ jangan dijadikan obyek. Kita datang ke situ untuk benar-benar ingin mencari masalah, melihat kesulitan, dan bertindak,” kata Prabowo.

Ia memberikan contoh situasi yang harus menjadi perhatian utama, seperti ketersediaan air bersih, bahan bakar minyak (BBM), serta kondisi wilayah yang masih terisolasi.

“Kita lihat di sini kurang air bersih, apa tindakannya? Di situ kurang BBM, masih terisolasi, bagaimana tindakannya? Dan sebagainya itu,” sambungnya.

Pernyataan presiden ini menggarisbawahi pentingnya orientasi solusi dan aksi nyata dari seluruh elemen pemerintahan dalam menghadapi bencana alam.

(AKM/NID/RAD)

Trending