Connect with us

Berita

Diprediksi Naik 3%, Catat Tanggal Puncak Arus Mudik Nataru di Tol Tangerang Merak

ASTRA Tol Tangerang-Merak memprediksi puncak arus mudik Nataru 2025/2026 terjadi pada 19 dan 24 Desember, dengan volume kendaraan naik 3 persen.

Logompn

Published

on

Diprediksi naik 3%, catat tanggal puncak arus mudik nataru di tol tangerang merak
Ilustrasi Gerbang Tol. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 Desember 2025 - Puncak arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di ruas Tol Tangerang-Merak diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 19 Desember dan 24 Desember.

Lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang menuju Pelabuhan Merak selama periode libur akhir tahun.

Prediksi tersebut disampaikan ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak (ASTRA Tol Tamer).

Volume lalu lintas selama Nataru 2025/2026 diproyeksikan meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Prediksi Arus Mudik dan Imbauan Perjalanan

Direktur ASTRA Tol Tamer, Rinaldi, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk menghadapi peningkatan arus kendaraan.

“Telah dilaksanakan sejak beberapa bulan sebelumnya guna memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik operasi,” kata Rinaldi dalam keterangannya pada Jumat (19/12).

ASTRA Tol Tamer juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat dan tidak bepergian pada waktu puncak.

“Menghindari waktu-waktu puncak arus mudik, wisata, maupun arus balik Nataru,” ujarnya.

Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Tol

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pengelola memastikan kondisi infrastruktur tol dalam keadaan optimal.

Perawatan jalan dilakukan di berbagai titik pada kedua arah, baik menuju Jakarta maupun Merak, melalui metode rekonstruksi serta pelapisan ulang aspal atau scrap, fill and overlay (SFO).

Di sektor layanan transaksi, ASTRA Tol Tamer menyiapkan tambahan 27 mobile reader dan sembilan gardu tandem yang akan dioperasikan secara situasional di gerbang tol yang berpotensi padat.

Dukungan operasional diperkuat dengan 15 personel layanan transaksi dan teknisi sistem tol yang bersiaga selama 24 jam. Seluruh petugas operasional juga disiagakan penuh sepanjang periode Nataru.

Baca Juga:  8 Sopir Bus di Terminal Pulogebang Tidak Layak Mengemudi, Kok Bisa?

Koordinasi intensif dilakukan bersama Kepolisian Jalan Raya (PJR), kepolisian wilayah, dan Dinas Perhubungan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepolisian Jalan Raya (PJR), Kepolisian wilayah, serta Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan,” tandas Rinaldi.

Kesiapan Rest Area dan Informasi Lalu Lintas

Fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area turut menjadi perhatian dalam pengelolaan arus mudik.

ASTRA Tol Tamer memastikan kesiapan TIP, termasuk kapasitas parkir yang dapat dibuka secara situasional serta fasilitas pendukung seperti toilet gratis, SPBU, dan tempat ibadah.

“Kami memastikan kesiapan rest area, baik dari sisi kapasitas parkir maupun fasilitas pendukung agar pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan Nataru,” jelas Rinaldi.

Pengguna jalan juga diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menyiapkan saldo uang elektronik yang mencukupi, serta menjaga kondisi fisik pengemudi.

“Jika lelah, pengemudi bisa memanfaatkan rest area untuk beristirahat dengan nyaman,” pungkas Rinaldi.

Untuk memperoleh informasi lalu lintas terkini di Tol Tangerang-Merak, pengguna jalan dapat mengakses kamera pemantau melalui situs margamandala.co.id, mengikuti pembaruan di media sosial resmi ASTRA Tol Tamer, atau menghubungi Call Center 0800 1777 879 serta WhatsApp (0254) 207878.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending