Connect with us

Viral

Diduga Putus Cinta, Pria di Bogor Ditemukan Tewas Gantung Diri

Seorang pria berinisial EBP (28) ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Cibinong, Bogor, diduga terkait persoalan putus cinta dengan kekasihnya.

Logompn

Published

on

Putus cinta, pria di bogor ditemukan tewas gantung diri
Ilustrasi Patah Hati. Gambar : Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 20 Desember 2025 - Seorang pria berinisial EBP (28) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di rumahnya yang berada di Desa/Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (18/12).

Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan putus cinta antara korban dan kekasihnya yang masih berusia 16 tahun.

Korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya sendiri pada sore hari setelah tidak merespons komunikasi sejak dini hari.

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan menduga peristiwa ini merupakan aksi bunuh diri.

Kronologi Putus Hubungan hingga Korban Tak Merespons

Kapolsek Cibinong, AKP Jony Handoko, menjelaskan hubungan asmara korban dengan kekasihnya berakhir pada Kamis (18/12) sekitar pukul 03.00 WIB melalui sambungan telepon.

Dalam percakapan tersebut, kekasih korban berinisial T atau TS (16) menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri hubungan.

“Karena trauma selalu mendapatkan perlakuan kasar dari korban. Lalu korban mengancam untuk bunuh diri,” ujar AKP Jony Handoko dalam keterangannya pada Jumat (19/12).

Setelah percakapan telepon tersebut, keduanya masih berkomunikasi melalui pesan singkat selama beberapa jam sebelum korban tidak lagi memberikan kabar.

Dalam laporan terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu, mengatakan dari hasil pemeriksaan percakapan tersebut, korban diduga tidak bisa menerima keputusan putus hubungan.

“Setelah membaca isi chat antara saksi dan korban, diduga korban tidak terima untuk diputuskan oleh saksi,” jelas AKP Yunli Pangestu saat dihubungi, Jumat (19/12), dikutip dari poskota.id, Sabtu (20/12).

Korban sempat meminta kekasihnya datang ke rumah pada pagi hari.

Baca Juga:  Sule Minta Raffi Ahmad Bantu Promosikan Seniman Jawa Barat

Namun permintaan itu tidak dipenuhi karena kekasih korban tidak percaya ancaman bunuh diri tersebut akan dilakukan, serta kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk datang.

Penemuan Korban di Dalam Rumah

Sekitar pukul 15.00 hingga 16.16 WIB, kekasih korban akhirnya mendatangi rumah korban di kawasan Cibinong.

Saat tiba, pintu rumah diketahui tidak terkunci dan tidak ada respons ketika dipanggil.

Kekasih korban kemudian masuk ke rumah dengan maksud mengembalikan serta mengambil telepon genggam yang sempat saling ditukar selama berpacaran. Korban tidak ditemukan di kamar.

Saat membuka pintu kamar mandi, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tergantung di depan kamar mandi.

“Telah ditemukan adanya mayat pria dalam keadaan gantung diri di depan kamar mandi rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB,” ungkap AKP Jony Handoko.

Kekasih korban yang panik kemudian keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar. Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Hasil Pemeriksaan Polisi dan Sikap Keluarga

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Setelah dilakukan cek dan olah TKP, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegas AKP Jony Handoko.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Cibinong atau RSUD Bakti Pajajaran Cibinong untuk dilakukan visum.

Namun pihak keluarga menyatakan keberatan apabila dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.

“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cibinong untuk dilakukan visum dan keluarga korban keberatan untuk dilakukan autopsi,” pungkas AKP Yunli Pangestu.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

(AKM/NID/RAD)

Trending