Connect with us

Viral

Korban Banjir Aceh yang Masih Terisolasi Menangis saat Didatangi Relawan: Kalau Tidak Dibantu Relawan, Kami Tidak Makan

Kisah pilu korban banjir bandang Aceh Tamiang yang masih terisolasi dan hanya mengandalkan relawan.

Logompn

Published

on

Korban banjir aceh yang masih terisolasi menangis saat didatangi relawan kalau tidak dibantu relawan, kami tidak makan
Curahan hati korban banjir di Aceh Tamiang seperti yang dilihat dari akun Threads @guardian_b0y. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Threads/@guardian_b0y

MPN Indonesia 20 Desember 2025 - Sejumlah korban banjir bandang dan longsor di Desa Juar, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih terisolasi hingga Selasa (16/12).

Dalam kondisi tersebut, warga yang terdampak mengandalkan bantuan dari para relawan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Seorang pria yang menjadi korban bencana alam tersebut mengungkapkan kesedihannya saat didatangi relawan. Ia mengatakan, tanpa bantuan relawan, mereka tidak memiliki makanan.

“Kalau kami tidak dibantu relawan dari sini, kami tak makan, tak makan jujur,” ungkapnya, dikutip MPN Indonesia melalui akun Threads @guardian_b0y, Sabtu (20/12).

Pria tersebut juga menjelaskan kehancuran yang dialaminya. Ia menyebut seluruh harta benda dan kebun miliknya rusak akibat banjir bandang dan longsor.

“Desa saya hancur, mo bilang apa? Tuhan berkata begini, gak mungkin. Kami terima, saya harta habis, kebon habis, kami mohon kepada relawan dari adek ini bantu kami dek, bantu kami semampu adek, kami tidak mengharapkan lebih. Kami bisa dapat makan alhamdulillah,” tambahnya.

Sebagian Wilayah di Aceh Masih Terisolasi

Unggahan dari akun Threads @guardian_b0y pada Selasa (16/12) memperlihatkan situasi sejumlah warga di Aceh Tamiang yang masih belum menerima bantuan, khususnya di wilayah-wilayah terisolasi.

“Masih banyak yg belum merasakan bantuan di daerah Aceh Tamiang terutama daerah yg terisolir begitu sedihnya bapak ini ada relawan yang sampai di sana😢,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Dalam kondisi terputus dari akses bantuan, warga desa tersebut hanya bergantung pada kedatangan relawan.

Para korban mengaku kehilangan seluruh harta dan tidak memiliki akses ke bahan makanan atau bantuan resmi.

Respons Warganet

Kondisi warga yang terisolasi tersebut menuai respons dari sejumlah pengguna media sosial. Komentar dari warganet menggambarkan empati terhadap penderitaan korban.

Baca Juga:  BPBD Jabar Imbau Warga Waspada Longsor Susulan di Nagreg

“Ya Allah nyesek rasanya😭😭..semoga banyak orang baik yang membantu,” tulis akun @ek***.

“Sakit banget liatnya ya Allah💔🥹, semoga Allah SWT gantikan dengan yang lebih baik ya pak🤲🏼,” tambah akun lainnya @ri***.

“Sakit hati banget dengernya😭😭” jelas komentar dari akun @di***.

Situasi yang dialami oleh korban banjir di Aceh Tamiang menunjukkan perlunya distribusi bantuan yang lebih merata, terutama bagi wilayah yang masih sulit dijangkau.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending