Connect with us

Berita

Pertamina akan Luncurkan BBM Jenis Baru Tahun Depan

Pertamina Patra Niaga akan meluncurkan BBM industri Biosolar Performance awal 2026 dengan teknologi Pertatec untuk mesin diesel berperforma tinggi.

Logompn

Published

on

Pertamina akan luncurkan bbm jenis baru tahun depan
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Milik Pertamina. Gambar : MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 24 Desember 2025 - PT Pertamina Patra Niaga akan meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru bernama Biosolar Performance pada awal 2026.

Produk ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan operasional sektor industri yang memiliki jam kerja tinggi dan beban mesin berat, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong efisiensi energi di sektor industri.

Biosolar Performance merupakan pengembangan dari produk Biosolar yang dilengkapi teknologi Pertatec (Pertamina Technology).

BBM ini diformulasikan dengan aditif khusus untuk membersihkan deposit pada sistem injektor mesin diesel dan menjaga sistem bahan bakar tetap bersih serta stabil.

“Pertamina Patra Niaga terus berupaya menghadirkan produk energi yang mampu meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional konsumen industri. Biosolar Performance kami siapkan sebagai BBM high performance yang mendukung keberlanjutan kegiatan industri ke depan,” ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12).

Perbedaan dengan Biodiesel B40

VP Business Development & Subsidiary Patra Niaga, Sigit Setiawan, menjelaskan bahwa Biosolar Performance memiliki perbedaan mendasar dibandingkan biodiesel B40 karena dilengkapi paket aditif tambahan.

“Kami telah memformulasikan suatu aditif, memang yang khusus secara package di mana aditif-aditif ini mempunyai kemampuan untuk bisa membersihkan deposit yang ada di injektor,” jelas Sigit.

Aditif tersebut dirancang untuk menjaga kebersihan sistem bahan bakar, terutama pada mesin diesel yang digunakan secara intensif dalam operasional industri.

Detail Teknis dan Fitur Produk

Secara teknis, Biosolar Performance telah melalui serangkaian pengujian yang menunjukkan peningkatan kinerja bahan bakar, penurunan kecenderungan penyumbatan filter (filter blocking tendency), pembersihan deposit pada sistem bahan bakar, serta peningkatan efisiensi biaya penggantian filter.

Baca Juga:  Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 21 Juli 2026 Lengkap

Karakteristik ini dinilai mampu menekan risiko downtime dan menurunkan biaya perawatan mesin.

Sigit menambahkan bahwa produk ini juga diformulasikan dengan aditif yang memiliki kemampuan water separability dan anti-foam.

“Kenapa air ini mesti kita pisahkan? Karena kalau air tidak kita pisahkan (dengan BBM), maka air akan bercampur stabil dengan BBM. Itu tidak bagus. Kemudian anti-foam. Ini kalau kita menuang bensin, solar, apapun material fluida ada foam (busa) yang terbentuk,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa fungsi anti-foam membantu mengurangi pembentukan busa saat pengisian BBM sehingga mempermudah operasional di lapangan.

“Dengan penambahan anti-foam, kita berharap foam ini semakin kecil, semakin sedikit. Ini secara operasional yang memudahkan teman-teman di lapangan,” kata Sigit.

Uji Coba dan Rencana Distribusi

VP Industrial & Marine Fuel Pertamina Patra Niaga, Oos Kosasih, menyampaikan bahwa Biosolar Performance telah diuji coba di sejumlah sektor industri, termasuk sektor hulu migas dan pertambangan.

“Pertamina Patra Niaga menargetkan produk ini mulai tersedia secara komersial pada awal 2026 melalui skema layanan Industrial & Marine Fuel Business, disertai pendampingan teknis dan komersial bagi konsumen,” pungkas Oos.

Peluncuran Biosolar Performance menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung penguatan energi nasional dan keberlanjutan sektor industri melalui penyediaan BBM yang lebih efisien dan andal.

(AKM/NID/RAD)

Trending