Connect with us

Berita

Sungai Meureudu Meluap, Banjir Kembali Landa Tiga Kecamatan di Pidie Jaya Aceh

Banjir akibat luapan Sungai Meureudu merendam 19 desa di Pidie Jaya, Aceh. Air setinggi hingga dua meter memaksa warga waspada bencana susulan.

Logompn

Published

on

Sungai meureudu meluap, banjir kembali landa tiga kecamatan di pidie jaya aceh
Sungai Meureudu Meluap, Banjir Kembali Landa Tiga Kecamatan di Pidie Jaya Aceh. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@coffatte1996

Aceh, MPN Indonesia 26 Desember 2025 - Permukiman warga di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, kembali terendam banjir bandang akibat meluapnya Sungai Meureudu pada Rabu (24/12).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya, menyebabkan debit air sungai meningkat signifikan.

Genangan air melanda tiga kecamatan, yakni Meurah Dua, Meureudu, dan Bandar Dua.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 30 sentimeter hingga mencapai dua meter di sejumlah titik permukiman warga.

Sebanyak 19 Desa Terdampak Banjir

Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyampaikan bahwa banjir kali ini berdampak pada 19 desa yang tersebar di tiga kecamatan.

“Di Kecamatan Bandar Dua air menggenangi Desa Juelanga, Alue Keutapang, Paya Pisang Klat, Alue Mee, Babah Krueng, Blang Kuta, Drien Tujoh, dan Alue Sane,” ujar Hasan dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12).

Sementara di Kecamatan Meureudu, genangan air menghambat aktivitas warga di Gampong Berawang, Meunasah Lhok, Grong-Grong Beracan, serta Masjid Tuha-Lhokga.

Adapun di Kecamatan Bandar Dua, banjir merendam Gampong Juelanga, Alue Keutapang, Paya Pisang Klat, Alue Mee, Babah Krueng, Blang Kuta, Drien Tujoh, dan Alue Sane.

Sejumlah Sungai Meluap

Kepala BPBD Pidie Jaya, Muhammad Nur, menjelaskan bahwa banjir tidak hanya dipicu oleh meluapnya Sungai Meureudu.

Beberapa sungai lain juga dilaporkan meluap, di antaranya Krueng Beuracan, Krueng Ulim, serta sungai di kawasan Alue Keutapang.

“Ketinggian air bervariasi 1 sampai 2 meter. Lokasi terdampak hampir menyeluruh di delapan kabupaten yang ada di Pidie Jaya,” jelasnya.

Warga Diimbau Mengungsi ke Tempat Aman

Nur menambahkan bahwa pihaknya telah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk bersiap mengungsi apabila kondisi banjir semakin parah.

Baca Juga:  Angin Kencang di Kalideres Bukan Puting Beliung, Ini Penjelasan BMKG

Menurutnya, warga relatif tertib dan tidak panik karena imbauan telah disampaikan sejak awal.

“Untuk masyarakat kita sendiri alhamdulillah aman dan tertib, dan tidak terlalu panik karena sebelum itu sudah kita imbau. Kami mengimbau kepada warga kalau memang banjir semakin parah, segera bergeser ke tempat paling aman,” ucap Nur.

Hingga saat ini, air dari Sungai Meureudu masih terus meluap ke permukiman warga.

“Sampai sekarang air sungai Meureudu masih meluap ke permukiman warga,” pungkas Hasan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending