Connect with us

Berita

Fahri Hamzah Fokus Wujudkan Target 3 Juta Rumah yang Diusung Prabowo

Fahri Hamzah dilantik sebagai Wakil Menteri Perumahan Rakyat, berkomitmen pada pembangunan tiga juta rumah per tahun.

Actress 1299250

Published

on

Fahri Hamzah Fokus Wujudkan Target 3 Juta Rumah yang Diusung Prabowo
Fahri Hamzah Fokus Wujudkan Target 3 Juta Rumah yang Diusung Prabowo. Gambar : Dok. jakartanews.id

MPN Indonesia 23 Oktober 2024 - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman pada Senin (21/10).

Usai pelantikan, Fahri menyatakan akan fokus merealisasikan program pembangunan tiga juta rumah, salah satu kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Program Tiga Juta Rumah

Fahri Hamzah menegaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam kebijakan pembangunan pemerintah adalah mencapai target pembangunan tiga juta rumah per tahun.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan hunian, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri perumahan.

Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Fahri menyebutkan bahwa kementeriannya sedang bekerja untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan sektor perumahan.

Ekosistem ini diharapkan memungkinkan industri perumahan tumbuh pesat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Kita di satgas sedang membahas ekosistem bagi tumbuh pesatnya industri perumahan di satu sisi, di sisi lain yang penting menuntaskan mandat membangun tiga juta rumah per tahun,” jelas Fahri.

Distribusi Pembangunan Rumah

Fahri Hamzah juga merinci bahwa dari total tiga juta rumah yang akan dibangun setiap tahun, satu juta unit akan didirikan di kawasan perkotaan, sementara dua juta unit akan difokuskan di wilayah pedesaan.

Fahri menambahkan bahwa program pembangunan dua juta rumah di desa akan memprioritaskan kontraktor kecil lokal.

Sementara itu, proyek satu juta rumah di kota akan terbuka bagi perusahaan besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Yang di daerah diprioritaskan untuk kontraktor kecil, untuk di pusat yang satu juta [rumah] mau luar negeri [atau] dalam negeri yang besar-besar silakan,” tambah Fahri.

Baca Juga:  Pandji Pragiwaksono Puji Langkah Prabowo Borong Alutsista, Ini Alasannya

Peran Pemerintah dalam Industri Perumahan

Meski target pembangunan rumah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah, Fahri Hamzah menegaskan bahwa kementerian tidak akan terlibat langsung dalam pembangunan fisik rumah.

Pemerintah hanya bertugas menciptakan iklim yang mendukung industri perumahan.

Kebijakan ini bertujuan untuk membangun kerangka kerja yang memungkinkan sektor swasta berkembang dan turut memenuhi target pembangunan.

“Prinsipnya, negara hanya menciptakan iklimnya, bukan kita yang bangun rumah,” ujar Fahri.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta guna mencapai target pembangunan rumah tersebut, mengingat skala besar dari program ini yang mencakup seluruh wilayah negeri.

Struktur Kementerian

Dalam Kabinet Merah Putih, struktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalami perubahan.

Kementerian PUPR kini dipisah menjadi dua kementerian. Maruarar Sirait, politikus dari Partai Gerindra, ditunjuk sebagai Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, sementara Fahri Hamzah menjabat sebagai Wakil Menteri.

Sementara itu, Dody Hanggodo memimpin Kementerian Pekerjaan Umum, dengan Diana Kusumaputri sebagai Wakil Menteri.

Trending