Connect with us

Politik

Prabowo dan Sejumlah Menteri Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Hambalang membahas penguatan industri tekstil, semikonduktor, hilirisasi, dan ketahanan energi nasional.

Logompn

Published

on

Prabowo dan sejumlah menteri rapat terbatas di hambalang, bahas industri tekstil hingga chip masa depan
Prabowo dan Sejumlah Menteri Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan. Gambar : Instagram/@sekretariat.kabinet

Jawa Barat, MPN Indonesia 12 Januari 2026 - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (11/1).

Pertemuan tersebut membahas empat agenda utama yang berfokus pada penguatan industri strategis nasional, pengembangan teknologi, hilirisasi sumber daya, serta ketahanan energi.

Penguatan Industri Tekstil dan Garmen

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta penguatan industri tekstil dan garmen yang dinilai berperan penting sebagai sektor padat karya dan penyedia lapangan kerja bagi tenaga kerja muda.

Salah satu langkah konkret yang diinstruksikan adalah revitalisasi rantai pasok atau supply chain industri tekstil dan garmen.

“Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil/garmen, salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dikutip MPN Indonesia melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Senin (12/1).

Pengembangan Teknologi Semikonduktor

Agenda kedua membahas pengembangan teknologi semikonduktor sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian industri nasional.

Presiden menekankan pentingnya investasi pada sektor ini guna mendukung industri otomotif, digital, dan elektronik di masa depan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri teknologi global.

“Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” jelas Teddy.

Groundbreaking Proyek Hilirisasi Baru

Rapat juga membahas rencana pelaksanaan groundbreaking enam titik proyek hilirisasi baru yang dijadwalkan dimulai pada awal Februari 2026.

Total nilai investasi dari proyek tersebut mencapai USD 6 miliar atau sekitar Rp90 triliun.

Baca Juga:  Erdogan dan Prabowo Sepakati 12 Kerja Sama Strategis antara RI dan Turki

Proyek ini merupakan kelanjutan dari program hilirisasi yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan.

Peresmian Infrastruktur Energi RDMP Balikpapan

Agenda keempat dalam rapat terbatas tersebut adalah persiapan peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan.

Presiden dijadwalkan meresmikan fasilitas tersebut pada Senin (12/1).

Proyek ini menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Menteri yang Hadir dalam Rapat

Sejumlah menteri hadir mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM dan CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

(AKM/NID/RAD)

Trending