Politik
Minta Pembangunan Dipercepat, Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi IKN
Prabowo Subianto mengoreksi desain dan fungsi IKN serta menargetkan fasilitas legislatif dan yudikatif selesai 2028.
MPN Indonesia 14 Januari 2026 - Presiden Prabowo Subianto memberikan koreksi terhadap desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam kunjungan perdananya ke kawasan tersebut di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin (12/1) sore.
Koreksi ini disampaikan saat rapat internal bersama beberapa menteri usai mendengarkan paparan dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Koreksi yang disampaikan mencakup dua aspek utama, yaitu desain dan fungsi IKN, dan disertai dengan instruksi kepada Otorita IKN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
“Jadi, tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap, pertama, misalnya, mengenai desain, kedua mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan pada Selasa (13/1).
Selain itu, Prabowo juga menekankan percepatan pembangunan IKN, terutama pada fasilitas legislatif dan yudikatif, yang ditargetkan selesai pada 2028.
“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ujar Prasetyo.
Peninjauan Perdana dan Arahan Teknis Prabowo
Kunjungan ini menjadi kali pertama Prabowo meninjau langsung kawasan IKN sejak dilantik sebagai Presiden RI.
Ia tiba di lokasi pada Senin (12/1) sore dan bermalam di kawasan tersebut setelah menjalani rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan.
Kegiatan Prabowo sebelumnya mencakup peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, serta peresmian kilang minyak Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Selama berada di IKN, Prabowo mengunjungi sejumlah titik, termasuk Istana Garuda. Di sana, ia menerima pemaparan langsung mengenai progres pembangunan dari Kepala OIKN.
Prasetyo Hadi menambahkan bahwa arahan Presiden diberikan secara spesifik untuk mendorong perbaikan dan percepatan proses pembangunan.
“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan, ya, supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” ujar Prasetyo.
Meski tidak merinci bentuk koreksi yang dimaksud, Prabowo menekankan pentingnya perbaikan desain dan fungsi guna memastikan kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan yang akan menampung gedung eksekutif, legislatif, dan yudikatif secara terintegrasi pada 2028.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
