Berita
Banjir Terjang Lombok Barat, Satu Orang Meninggal
Banjir melanda Lombok Barat dan Lombok Tengah, NTB, menewaskan satu warga dan membuat ratusan kepala keluarga terdampak akibat hujan deras.
Nusa Tenggara Barat, MPN Indonesia 14 Januari 2026 - Banjir yang menerjang Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa malam (13/1) menelan satu korban jiwa.
Korban merupakan seorang nenek berusia 69 tahun yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Sekotong.
“Berdasarkan laporan terbaru dari BPBD NTB, terdapat satu orang korban jiwa akibat banjir di Lombok Barat. Korban meninggal dunia adalah seorang warga bernama Ibu NR, berusia 69 tahun, yang berasal dari Sekotong,” ujar Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, dalam keterangan resmi pada Rabu (14/1).
Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan debit sungai meluap dan merendam permukiman warga.
Hingga Rabu (14/1), pemerintah daerah menyatakan banjir di sejumlah wilayah Lombok Barat belum sepenuhnya surut.
Wilayah Terdampak di Lombok Barat dan Lombok Tengah
Di Kabupaten Lombok Barat, banjir melanda Kecamatan Sekotong, tepatnya di Desa Persiapan Pengantap.
Sebanyak 570 kepala keluarga atau 1.711 jiwa dilaporkan terdampak akibat peristiwa tersebut.
Sementara itu, banjir juga terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, yang meliputi Kecamatan Praya Barat Daya dan Kecamatan Praya Barat.
Di Kecamatan Praya Barat Daya, wilayah terdampak mencakup Desa Montong Ajang dengan 50 kepala keluarga terdampak dan 50 unit rumah terendam, serta Desa Kabul dengan 250 kepala keluarga terdampak dan 250 unit rumah terendam.
Adapun di Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, proses pendataan jumlah warga terdampak masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Instruksi Gubernur dan Langkah Penanganan
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, memerintahkan percepatan penanganan banjir di seluruh wilayah terdampak.
Instruksi tersebut ditujukan kepada BPBD, Dinas Sosial, Baznas NTB, serta Dinas Kesehatan NTB agar segera melakukan langkah-langkah darurat.
“Gubernur meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan langkah-langkah darurat berjalan, serta semua upaya yang bisa dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak segera dilaksanakan,” pungkas Ahsanul Khalik.
Pemerintah Provinsi NTB memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari terpal, matras, makanan siap saji, hingga kebutuhan bayi dan anak.
Koordinasi juga terus dilakukan antara BPBD provinsi dan kabupaten bersama aparat desa, kecamatan, TNI/Polri, serta masyarakat setempat.
Kepala Dinas Kesehatan NTB, Hamzi Fikri, menyatakan tim kesehatan beserta sarana dan prasarana telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak kesehatan pascabanjir.
Sementara itu, Kepala BPBD NTB, Sadimin, terus melaporkan perkembangan situasi di lapangan, dan Kepala Dinas Sosial NTB, Masyhuri, bersama Baznas NTB menyampaikan kesiapan logistik serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
