Connect with us

Viral

Viral! Jenazah di Sulteng Diangkut Naik Motor lewat Jalan Rusak, Ini Kata Dinkes

Jenazah perempuan di Tojo Una-Una diangkut pakai motor karena ambulans sedang digunakan. Dinkes setempat beberkan kronologi.

Logompn

Published

on

Viral! jenazah di sulteng diangkut naik motor lewat jalan rusak, ini kata dinkes
Jenazah di Sulteng Diangkut Naik Motor lewat Jalan Rusak. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Facebook/Wiwi R. Kasim

Sulawesi Tenggara, MPN Indonesia 17 Januari 2026 - Jenazah seorang perempuan diangkut menggunakan sepeda motor oleh warga di Desa Uematopa, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Rabu (14/1).

Peristiwa di daerah ini terjadi karena ambulans puskesmas setempat tengah digunakan untuk merujuk pasien lain ke RSUD Ampana.

Kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian publik terhadap kondisi layanan kesehatan di wilayah terpencil Tojo Una-Una.

Penjelasan Lengkap dari Dinkes Tojo Una-Una

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Tojo Una-Una, dr. Niko, pasien sebelumnya mengalami kondisi kegawatdaruratan pada kehamilan usia 13–14 minggu.

Setelah mendapatkan pertolongan awal, pasien dibawa ke Puskesmas Dataran Bulan menggunakan kendaraan pribadi dalam kondisi penurunan kesadaran.

Pasien kemudian dirujuk ke RSUD Ampana, tetapi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Jenazah lalu dibawa pulang oleh keluarga menggunakan sepeda motor karena ambulans belum kembali dan waktu sudah menjelang sore.

“Karena keterbatasan armada saat itu dan hari sudah menjelang sore, keluarga menginginkan agar jenazah segera dibawa pulang ke dusun. Secara fisik, kendaraan yang tersedia tidak memungkinkan untuk mengangkut jenazah, sehingga keluarga bersama warga berinisiatif membawa jenazah menggunakan sepeda motor yang telah dirakit,” ungkap dr. Niko dalam keterangannya pada Jumat (16/1), dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Pemkab Tojo Una-Una pada Sabtu (17/1).

Dr. Niko menjelaskan, pasien merupakan warga Dusun Paria, Desa Uematopa.

Pasien sempat mendapatkan penanganan dari bidan desa dan Puskesmas Dataran Bulan. Kondisinya dilaporkan membaik sebelum akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan rujukan.

Baca Juga:  Bayi 11 Bulan di Pangkalpinang Meninggal Dunia, Diduga karena Telat Ditangani Dokter

Sebelum dibawa ke puskesmas, bidan desa telah berupaya mendatangi pasien di kebun tempat tinggalnya. Namun, pasien tidak berhasil ditemui.

“Namun saat bidan desa mendatangi kebun tempat pasien berada, pasien tidak berhasil ditemui dan tidak datang ke bidan desa. Keluarga kemudian diminta membawa pasien dari kebun ke pemukiman warga terdekat agar dapat diberikan pertolongan awal,” terang dr. Niko.

Setibanya di Puskesmas Dataran Bulan, pasien langsung ditangani karena masuk dalam kategori triase merah.

Setelah pasien dinyatakan meninggal dalam perjalanan rujukan, keluarga diminta menunggu ambulans untuk pengantaran jenazah.

Akan tetapi, keluarga menolak dengan pertimbangan jarak tempuh yang jauh serta risiko bermalam di jalan.

Dr. Niko menyebut jarak tempuh dari Desa Uematopa ke Dusun Paria memakan waktu sekitar empat jam, sementara perjalanan ke Puskesmas Bulan Jaya bisa mencapai delapan jam dalam kondisi cuaca baik.

“Medan menuju desa tersebut memang cukup berat. Bidan yang bertugas berada di Desa Uematopa, sementara pasien berada di Dusun Paria, dan tempat tinggalnya berada di area kebun, lebih ke dalam lagi,” ujarnya.

Jenazah akhirnya diangkut menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi dengan papan agar tubuh dapat terbaring di atas jok.

Momen tersebut terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

Dinkes Tojo Una-una Sampaikan Belasungkawa

Atas kejadian ini, dr. Niko menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan menganggapnya sebagai duka bersama,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Baca Juga:  Aksi Kejar-kejaran Grand Max dengan Mobil Polisi Viral, Pengemudi Masih di Bawah Umur

Program prioritas seperti Mobil Sehat dan Home Care disebut masih berjalan untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.

Saat ini, Puskesmas Dataran Bulan memiliki satu unit ambulans yang diprioritaskan untuk penanganan kasus gawat darurat.

Ambulans tersebut juga digunakan untuk pengantaran jenazah apabila tidak sedang dipakai untuk rujukan pasien hidup.

Pemerintah daerah juga memastikan pembiayaan layanan kesehatan warga tetap dijamin sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sangat menghargai masukan dan kritik dari masyarakat sebagai bentuk kontrol terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan agar lebih responsif, proaktif, manusiawi, dan berkeadilan,” tutup dr. Niko.

(AKM/NID/RAD)

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film12 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita23 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga38 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita57 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Trending