Connect with us

Internasional

Makin Genting, 27 Pemimpin Eropa bakal Rapat Persiapan Perang Dunia III

Viktor Orban mengungkap pertemuan 27 pemimpin Uni Eropa di Brussel yang disebut membahas strategi militer dan dinilai mengarah pada persiapan Perang Dunia III.

Logompn

Published

on

Makin genting, 27 pemimpin eropa bakal rapat persiapan perang dunia iii
Ilustrasi perang. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 Januari 2026 - Para pemimpin dari 27 negara Eropa dilaporkan telah menggelar pertemuan di Brussel untuk membahas strategi militer dalam menghadapi potensi pecahnya Perang Dunia III.

Informasi ini disampaikan oleh Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, dalam unjuk rasa antiperang yang berlangsung pada Sabtu (17/1) di Budapest.

Menurut Orban, pertemuan tersebut tidak lagi membahas kebijakan diplomatik, melainkan telah beralih menjadi sesi perencanaan militer berskala besar.

Orban menilai Uni Eropa telah meninggalkan pendekatan diplomasi dan semakin condong ke arah persiapan konfrontasi militer.

Ia memperingatkan bahwa blok tersebut bergerak mantap menuju konflik langsung, di tengah eskalasi konflik internasional yang terus berkembang.

Pernyataan tersebut muncul dalam situasi global yang memanas, dengan konflik Ukraina yang belum mereda di timur dan manuver politik Presiden Amerika Serikat Donald Trump di barat, termasuk dorongan agresif untuk mencaplok Greenland.

“Saya duduk di sana bersama mereka, dan saya katakan dengan sangat tegas bahwa mereka akan pergi berperang,” kata Orban saat menyampaikan pandangannya terhadap arah kebijakan Eropa, dikutip MPN Indonesia dari International Business Times pada Kamis (22/1).

Ia menggambarkan bahwa suasana rapat tidak lagi bersifat diskusi diplomatik, melainkan telah berubah menjadi pembahasan tentang strategi militer tingkat tinggi.

Orban: Fokus Eropa Bukan Lagi Perdamaian

Menurut Viktor Orban, para pemimpin negara besar Eropa, seperti Prancis dan Jerman, tidak lagi mengangkat isu perdamaian dalam pertemuan tersebut.

Sebaliknya, mereka disebut tengah menyusun mekanisme untuk mengalahkan Rusia secara menyeluruh. Diskusi yang terjadi, kata Orban, mencakup pembahasan mengenai upaya memaksa Moskwa membayar reparasi perang.

Baca Juga:  Bebas Bersyarat, Ini Momen Eks PM Thailand Keluar dari Penjara

Selain itu, penarikan kembali dana miliaran euro yang telah dialokasikan untuk mendukung Ukraina dalam konflik yang masih berlangsung.

Orban menambahkan bahwa pertemuan 27 pemimpin negara tersebut kini menyerupai pembentukan dewan perang yang fokus utamanya adalah kemenangan dalam konflik berskala global.

“Bukan anak-anak yang duduk di sana,” tegasnya, seraya menilai bahwa alokasi anggaran dan sumber daya militer yang dilakukan merupakan langkah awal menuju Perang Dunia III.

Sikap Hungaria

Berbeda dari mayoritas negara Uni Eropa, Hungaria memilih jalur isolasi terhadap potensi keterlibatan dalam perang global.

Viktor Orban menyatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mengirimkan pasukan atau dana ke garis depan konflik.

Ia juga menegaskan penolakan total terhadap kebijakan kolektif militer Uni Eropa.

“Jika Anda tidak punya uang, Anda tidak punya rencana besar,” kata Orban, menyoroti keterbatasan ekonomi negaranya sebagai alasan utama di balik keputusan tersebut.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan dalam perang hanya akan membawa dampak ekonomi yang merusak bagi masa depan Hungaria.

(ADN/NID/RAD)

Trending