Connect with us

Viral

Viral di Medsos! Anak Pegawai KKP Deden Maulana Lantunkan Ayat Al-Quran di Depan Jenazah Ayahnya

Momen haru terjadi saat anak korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 melantunkan Surah Al-Insyirah di depan peti jenazah ayahnya dalam prosesi kedinasan di Jakarta.

Logompn

Published

on

Viral di medsos! anak pegawai kkp deden maulana lantunkan ayat al quran di depan jenazah ayahnya
Jenazah Deden Maulana. Gambar: Dok. KKP.

MPN Indonesia 25 Januari 2026 - Asensio Maulana, anak dari Deden Maulana yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, melantunkan Surah Al-Insyirah di depan peti jenazah ayahnya dalam prosesi persemayaman di Auditorium Madidihang Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis pagi (22/1).

Anak berusia 6 tahun itu membaca ayat Al-Qur’an dengan lancar dan suara lantang, meski suasana dipenuhi isak tangis dari keluarga dan kerabat.

Momen mengharukan tersebut terjadi saat jenazah Deden Maulana, Penata Muda Tingkat I di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), disemayamkan sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

Deden merupakan salah satu korban tewas dalam insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1).

Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar upacara penghormatan kedinasan atas gugurnya Deden saat menjalankan tugas negara.

“Mewakili keluarga besar KKP, saya mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Deden Maulana. Beliau dikenal sebagai pegawai yang ulet, dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Duka mendalam juga kami sampaikan untuk keluarga pramugari maskapai Indonesia Air Transport, Florencia Lolita Wibisono,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam konferensi pers, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi KKP pada Sabtu (24/1).

Proses Kecelakaan dan Evakuasi Pesawat ATR 42-500

Pesawat ATR 42-500 yang digunakan dalam misi patroli udara pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan ini disewa dari Indonesia Air Transport.

Pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat melintasi medan pegunungan terjal di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Km 93 Libatkan 10 Kendaraan, 3 Orang Tewas

Kecelakaan pesawat terjadi pada Sabtu (17/1), dan jenazah Deden ditemukan Tim SAR pada Minggu (18/1) di jurang sedalam sekitar 200 meter.

Evakuasi jenazah baru dapat dilakukan pada Rabu (21/1) pagi menggunakan helikopter Basarnas, karena cuaca ekstrem dan sulitnya akses lokasi.

Malam harinya, jenazah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan di Makassar, sebelum diterbangkan ke Jakarta pada keesokan paginya.

Penghormatan Kedinasan dan Hak Keluarga

Prosesi pelepasan jenazah dilakukan secara kedinasan di kampus AUP Pasar Minggu.

Deden Maulana menerima kenaikan pangkat anumerta dari Penata Muda Tingkat I (III/b) menjadi Penata (III/c).

Kementerian juga memastikan seluruh hak almarhum disalurkan kepada keluarga, termasuk asuransi kecelakaan kerja dan beasiswa pendidikan untuk putranya.

“Pak Menteri berpesan untuk putranya, akan diberikan beasiswa sampai perguruan tinggi,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Sabtu (24/1).

Selain itu, istri almarhum, Vera, juga akan direkrut untuk bekerja di institusi KKP.

(AKM/NID/RAD)

Trending