Connect with us

Berita

Banjir Bandang Terjang Kawasan Gunung Slamet, Wisata Guci Tegal Terdampak Lagi

Banjir bandang hingga tanah longsor melanda kawasan lereng Gunung Slamet di Jawa Tengah sejak Jumat (23/1).

Logompn

Published

on

Banjir bandang terjang kawasan gunung slamet, wisata guci tegal terdampak lagi
Banjir Bandang Terjang Kawasan Gunung Slamet, Wisata Guci Tegal Terdampak Lagi | Gambar: X/@BNPB_Indonesia

Jawa Tengah, MPN Indonesia 26 Januari 2026 - Banjir bandang hingga tanah longsor melanda kawasan lereng Gunung Slamet di Jawa Tengah sejak Jumat (23/1).

Bencana tersebut menerjang empat kabupaten yakni Purbalingga, Pemalang, Brebes, dan Tegal.

Menurut BNPB, bencana itu terjadi akibat curah hujan tinggi yang cukup lama selama beberapa hari terakhir.

“Akibat curah hujan tinggi dengan durasi panjang yang terjadi secara beruntun dalam beberapa hari terakhir,” kata BNPB melalui akun X-nya, @BNPB_Indonesia, Minggu (25/1).

Wisata Guci Tegal Terdampak

Di antara wilayah terdampak, kawasan wisata Guci di Kabupaten Tegal mengalami kerusakan parah untuk kedua kalinya dalam waktu kurang lebih satu bulan.

Kawasan wisata itu diterjang banjir bandang pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 02.00 WIB akibat Kali Gung meluap.

Sejumlah fasilitas wisata yang ada pun mengalami kerusakan parah, di antaranya Pancuran 13, Pancuran 5, dan Pancuran Barokah.

Selain itu, ada tiga jembatan putus, termasuk jembatan gantung di Pancuran 5, serta satu unit alat berat turut hanyut terbawa arus.

Bencana di Kabupaten Pemalang

Di Kabupaten Pemalang, banjir bandang terjadi di bantaran Sungai Penakir, Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Jumat malam (23/1).

Material banjir berupa lumpur, batu besar, kayu, dan sampah menghantam permukiman warga.

Di perkampungan Sawangan, sepuluh rumah rusak dan empat mobil hanyut.

Camat Pulosari Arif Seno Aji melaporkan hingga Sabtu (24/1), sekitar 300 orang mengungsi ke kantor kecamatan, Gedung NU, dan TK Pulosari.

Seorang korban tewas ditemukan di Dusun Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga, yakni pria berusia 33 tahun, warga Desa Penakir.

Baca Juga:  Pantai Ancol Dilanda Banjir Rob, Tembok Pembatas Bocor Nyaris Roboh

“Identitas atas nama umur 33 tahun, warga Desa Penakir. Masih di Rumah Sakit Moga,” ungkap Arif.

Bencana di Brebes dan Purbalingga

Di Kabupaten Brebes, banjir bandang terjadi pada Jumat (23/1) pukul 22.00 WIB di Kecamatan Bumiayu, tepatnya di Desa Penggarutan, Adisana, dan Dukuhturi.

Sementara di Purbalingga, banjir menerjang dua desa di lereng timur Gunung Slamet, yaitu Desa Serang Kecamatan Karangreja dan Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, pada Sabtu (24/1) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Revon Haprindiat menyatakan banjir di Desa Sangkanayu menyebabkan enam rumah terdampak, tiga rusak berat dan tiga tertimbun material.

Sementara itu, dua jembatan putus, tujuh sepeda motor dan sejumlah kendaraan roda empat hanyut terbawa banjir. Sebanyak 20 ekor ternak juga hilang.

Kemudian ditemukan juga satu orang tewas di wilayah ini, bernama Solihah (26), warga Desa Serang.

“Betul ada satu yang meninggal dunia tadi setelah dievakuasi terus dibawa ke rumah sakit baru meninggal dunia. Karena posisi lagi istirahat di rumah,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Purbalingga, Yulianto.

(AKM/NID/RAD)

Trending