Connect with us

Politik

Gibran Hadiri Peringatan Kenaikan Takhta Mangkunegara X di Solo

Gibran Rakabuming menghadiri peringatan keempat kenaikan takhta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X.

Logompn

Published

on

Wapres gibran hadiri peringatan kenaikan takhta mangkunegara x di solo
Wapres Gibran Hadiri Peringatan Kenaikan Takhta Mangkunegara X di Solo | Gambar: YouTube/Mangkunegaran

MPN Indonesia 27 Januari 2026 - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri peringatan keempat kenaikan takhta (Tingalan Jumenengan Dalem Kaping 4) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X yang berlangsung di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (27/1).

Gibran tiba sekitar pukul 10.10 WIB bersama istrinya, Selvi Ananda. Orang nomor 2 RI itu mengenakan pakaian adat Jawa berupa beskap, sedangkan istrinya mengenakan kebaya bernuansa merah muda.

Gibran dan Selvi tampak menyapa para tamu undangan di Pendapa Ageng sebelum menempati kursi VIP di Bangsal Pringgitan, dekat dengan posisi duduk KGPAA Mangkunegara X.

Dihadiri Berbagai Tokoh

Acara ini merupakan bentuk ungkapan syukur atas empat tahun kepemimpinan KGPAA Mangkunegara X dan sebagai pembuka tahun kelima pemerintahannya di Mangkunegaran.

Prosesi dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Bangsal Pringgitan dan Pendapa Ageng, yang merupakan bagian dari kompleks bersejarah Pura Mangkunegaran.

Selain Gibran dan Selvi, acara juga dihadiri sejumlah tokoh dan figur publik, seperti Wali Kota Solo Respati Ardi, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, politisi PDIP Bambang Wuryanto.

Kemudian hadir pula artis Sherina Munaf, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X beserta permaisuri, PB XIV Mangkubumi, dan sejumlah kerabat dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Libatkan 1.000 Orang

Ketua Pelaksana acara, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, menyampaikan bahwa peringatan ini juga melibatkan partisipasi publik secara luas.

Sebanyak 1.000 orang terdiri dari siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), komunitas seni dan budaya, serta warga sekitar Pura Mangkunegaran turut ambil bagian.

“Kehadiran mereka untuk berpartisipasi dalam Tingalan Jumenengan K.G.P.A.A. Mangkunegara X tahun ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Gibran Sampaikan Permintaan Maaf dan Minta Usut Tuntas Insiden Mobil MBG Seruduk SD

Rangkaian Prosesi Upacara

Prosesi upacara diawali dengan penampilan bergodo prajurit atau royal defile, kemudian dilanjutkan dengan tarian sakral Bedhaya Anglir Mendhung dan alunan klenengan gamelan.

Penampilan tarian Bedhaya Anglir Mendhung tidak boleh direkam oleh para undangan karena sifatnya yang sakral.

Tarian yang berlangsung selama 45 menit ini dibawakan oleh tujuh penari perempuan.

Tarian itu mengisahkan peperangan RM Said atau Mangkunegara I bersama dua sahabatnya, Kudono Warso dan Ronggo Panambang, melawan Belanda di Trowulan, Jawa Timur.

(AKM/NID/RAD)

Trending