Connect with us

Berita

Kronologi Kapal Nelayan di Paotere Makassar Meledak, 10 Orang jadi Korban

Kapal nelayan KM Risnawati Indah meledak dan terbakar di Pelabuhan Paotere Makassar.

Logompn

Published

on

Kronologi Kapal Nelayan di Paotere Makassar Meledak, 10 Orang Jadi Korban
Ilustrasi Kapal. Gambar: Ilustrasi Canva

Sulawesi Selatan, MPN Indonesia 4 Februari 2026 - Kapal nelayan mengalami ledakan dan kebakaran saat berada di kawasan Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (3/2) pagi.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan anak buah kapal (ABK) mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Insiden terjadi saat kapal hendak membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan.

Ledakan terjadi di sekitar area tanggul Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, sekitar pukul 04.30–05.00 WITA.

Kapal yang terlibat yakni KM Risnawati Indah, dinakhodai Culli Dg Ewa dengan jumlah ABK sebanyak sembilan orang.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, kapal tersebut baru memasuki kawasan pelabuhan saat kejadian berlangsung.

Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, menjelaskan ledakan bermula ketika salah satu ABK menyalakan mesin kapal yang digunakan sebagai penerangan.

Berdasarkan keterangan dari Aipda Adil pada Selasa (3/2), kapal diketahui hendak memasuki kawasan Pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan.

Menurut keterangan saksi yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula saat ABK bernama Sija alias Boyong menghidupkan mesin kapal untuk penerangan saat proses bongkar muatan.

“Pada saat itu, terlihat cahaya atau kilatan dari bagian depan kapal yang kemudian menjalar hingga ke area mesin,” ungkap Aipda Adil dalam keterangannya pada Selasa (3/2).

Tidak lama berselang, ledakan terjadi dan diikuti kobaran api di badan kapal. Akibat ledakan tersebut, seluruh awak kapal meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Para korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar Pelabuhan Paotere.

Sembilan korban yang merupakan ABK KM Risnawati Indah dan satu buruh angkut mengalami luka dengan tingkat berbeda-beda.

Baca Juga:  Kronologi Kebakaran KM Barcelona V: 3 Orang Tewas Hingga Nakhoda Ditetapkan Tersangka

“Akibat peristiwa tersebut, nakhoda kapal beserta sejumlah ABK mengalami luka-luka dengan tingkat yang berbeda-beda. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Kondisi dan Identitas Korban

Nakhoda kapal, Culli Dg Ewa, dilaporkan mengalami luka. Korban lainnya yakni Dg Lantik mengalami patah kaki kiri, Aldi mengalami luka pada wajah, Dg Ngitung mengalami luka pada wajah, serta Rahmat yang berprofesi sebagai buruh angkut mengalami luka pada kaki kiri.

Selain itu, Dg Rani mengalami luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan, Putra mengalami luka bakar pada punggung, serta Dg Tangga mengalami luka pada lengan kiri dan kaki kanan.

Sementara itu, Bayong alias Sija dan Sampara Jarung Dg Tujuh dilaporkan tidak mengalami luka, namun tetap menjalani pemeriksaan medis.

“Seluruh korban saat ini dirawat sementara di untuk mendapatkan perawatan dan observasi medis lebih lanjut,” jelasnya.

Penanganan Korban dan Penyelidikan Polisi

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, M Fadli Tahar, dalam keterangannya, mengatakan akibat insiden tersebut, seluruh korban telah dievakuasi ke RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.

Beberapa korban masih menjalani perawatan dan observasi lanjutan. Hingga kini, penyebab pasti ledakan dan kebakaran kapal masih dalam proses penyelidikan.

Polisi telah mengamankan lokasi kejadian di Pelabuhan Paotere, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan saksi guna memastikan kronologi kejadian.

Sebagai tindak lanjut, Inafis Polres Pelabuhan Makassar bersama Ditpolairud Polda Sulawesi Selatan turun langsung ke lokasi untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Inafis Polres Pelabuhan Makassar bersama Ditpolairud Polda Sulsel telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan penyelidikan mendalam,” ujarnya.

Baca Juga:  Karhutla di Toraja Merembet ke Makam Leluhur Berusia Ratusan Tahun hingga Kerangka Jenazah Rusak

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending