Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi bakal Jadikan Gentengisasi Syarat IMB

Dedi Mulyadi berencana menjadikan penggunaan atap genteng sebagai salah satu persyaratan teknis dalam pengajuan izin mendirikan bangunan.

Logompn

Published

on

Dedi Mulyadi bakal Jadikan Gentengisasi Syarat Perizinan Bangun Rumah
Dedi Mulyadi bakal Jadikan Gentengisasi Syarat Perizinan Bangun Rumah | Gambar: YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel

Jawa Barat, MPN Indonesia 6 Februari 2026 - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menjadikan penggunaan atap genteng sebagai salah satu persyaratan izin mendirikan bangunan (IMB), atau persetujuan bangunan gedung (PBG).

Rencana ini merupakan bagian dari implementasi arahan Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi, yang bertujuan menggantikan penggunaan atap seng dan asbes dengan genteng demi estetika lingkungan dan kenyamanan hunian.

“Di IMB aja nanti. Jadi di izin mendirikan bangunannya adalah dipersyaratkan spesifikasinya pembangunan perumahan pemukiman adalah pakai sirap, pakai genteng, kalau rumah-rumah tradisional desa pakai injuk,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (3/2).

Ia menyebut, kebijakan ini tidak datang dari dirinya, melainkan merupakan usulan dari Presiden Prabowo.

“Itu bukan usulan saya. Presiden yang menyampaikan. Tapi, kebijakan itu sejalan dengan yang kami lakukan di Jawa Barat,” tegasnya.

Dedi: Supaya Terlihat Indah

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa penggunaan genteng bukanlah hal baru di Jawa Barat, karena sebagian besar rumah di provinsi tersebut memang sudah memakai genteng.

Ia juga menyampaikan alternatif material seperti sirap dan injuk yang bisa digunakan untuk rumah-rumah tradisional di pedesaan.

“Saya sampaikan juga sirap bisa jadi alternatif. Untuk rumah tradisional, bisa pakai injuk,” katanya.

Dedi menyatakan bahwa ia sejak lama mengkritisi rumah-rumah yang menggunakan seng atau asbes sebagai atap karena dinilai tidak sesuai dengan prinsip estetika.

Ia menyebut bahwa semangat mengganti atap seng dengan genteng juga berkaitan dengan nilai-nilai sejarah dan budaya.

“Presiden sangat memperhatikan unsur sejarah karena itu disampaikan agar rumah-rumah menggunakan genteng supaya terlihat lebih indah,” kata Dedi.

Baca Juga:  Warga Jakarta yang Bakar Sampah Wajahnya bakal Dipajang di Sosmed Resmi Milik DLH

Gagasan Gentengisasi ala Prabowo

Gagasan Gentengisasi sendiri disampaikan oleh Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2).

Ia menyampaikan bahwa kondisi permukiman dengan dominasi atap seng dinilai tidak sejalan dengan visi menjadikan Indonesia sebagai negara yang indah.

“Semua kota kecamatan, hampir semua desa kita, sekarang maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng,” ucap Prabowo

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng, ya. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek ‘gentengisasi’ seluruh Indonesia,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending