Connect with us

Berita

Warga Jakarta yang Bakar Sampah Wajahnya bakal Dipajang di Sosmed Resmi Milik DLH

Pemprov DKI akan memberikan sanksi sosial dengan memajang wajah pelaku pembakaran sampah di media sosial DLH demi menekan praktik open burning.

Logompn

Published

on

Warga jakarta yang bakar sampah wajahnya bakal dipajang di sosmed resmi milik dlh
Ilustrasi Pembakaran Sampah. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 26 Oktober 2025 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai menerapkan sanksi sosial bagi warga yang kedapatan membakar sampah di ruang terbuka.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa sanksi tersebut berupa publikasi wajah pelaku di media sosial resmi milik DLH.

Langkah ini diambil untuk menekan praktik pembakaran sampah (open burning) yang masih terjadi di beberapa wilayah Jakarta.

“Ke depannya, kita akan mulai melakukan sanksi sosial di mana memang pelaku dari open burning itu bisa kita berikan sanksi sosial berupa penampakan wajahnya di media-media sosial di Dinas LH,” ujar Asep kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/10).

Asep menegaskan bahwa pembakaran sampah merupakan pelanggaran yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Ia juga menyoroti bahaya dari aktivitas ini karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta menimbulkan risiko kesehatan akibat paparan zat berbahaya seperti karsinogen.

DLH DKI Dorong Efek Jera Lewat Media Sosial

Menurut Asep, sanksi sosial ini diyakini lebih efektif dalam menimbulkan efek jera dibandingkan hukuman administratif yang selama ini diberlakukan.

Saat ini, pelanggar pembakaran sampah di Jakarta bisa dikenai denda sebesar Rp500 ribu atau sanksi pidana, namun praktik tersebut masih sering ditemukan.

Ia menjelaskan bahwa sebagian masyarakat masih menganggap membakar sampah sebagai kebiasaan yang wajar.

Karena itu, DLH mencoba pendekatan baru agar masyarakat lebih sadar akan dampaknya.

“Dan mudah-mudahan ini memberikan efek positif dalam hal masyarakat dapat mengurangi kebiasaan-kebiasaan open burning. Walaupun kami menyadari bahwa ada beberapa masyarakat yang memang menjadikan open burning atau bakar sampah itu menjadi sebuah bagian dari kehidupannya, habit-nya,” ucap Asep.

Baca Juga:  Prabowo Janjikan Bali Utara jadi 'New Hongkong' dengan Bandara Internasional

Sanksi Sosial Dinilai Lebih Efektif oleh Akademisi

Gagasan penerapan sanksi sosial bagi pelaku pembakaran sampah pertama kali disampaikan oleh Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Muhammad Reza Cordova.

Ia menilai bahwa rasa malu dapat menjadi hukuman yang lebih efektif dibandingkan denda uang.

“Kalau misalnya sudah dipajang, difoto, dipasang di spanduk misalnya katakanlah ini adalah pelaku pembakaran sembarangan, saya yakin orangnya pasti akan malu dan kemungkinan untuk mengulang kembali itu akan lebih rendah,” jelas Reza.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Indonesia dikenal aktif di media sosial, sehingga efek jera dari publikasi sanksi ini kemungkinan besar akan lebih kuat.

Selain itu, Reza mengaitkan praktik pembakaran sampah dengan meningkatnya pencemaran lingkungan di Jakarta, termasuk temuan mikroplastik dalam air hujan.

“Mikroplastik di udara memiliki karakteristik seperti sponge bearing, mudah menyerap zat lain di sekitarnya. Artinya, partikel mikroplastik dapat menjadi media pembawa polutan lain, bahkan mikroorganisme atau virus, yang kemudian terhirup manusia,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal9 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga29 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional39 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending