Connect with us

Internasional

Arab Saudi Resmi Rilis Paspor untuk Unta

Arab Saudi resmi meluncurkan proyek paspor unta sebagai bagian dari langkah modernisasi sektor peternakan tradisional.

Logompn

Published

on

Arab Saudi Resmi Rilis Paspor untuk Unta
Arab Saudi Resmi Rilis Paspor untuk Unta | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 7 Februari 2026 - Arab Saudi resmi meluncurkan proyek paspor unta sebagai bagian dari langkah modernisasi sektor peternakan tradisional.

Inisiatif ini diresmikan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi, Mansour bin Hilal Al-Mushaiti pada Rabu (4/2), sebagaimana informasi dari Anadolu.

Program ini bertujuan memberikan identitas resmi bagi setiap unta yang terdaftar melalui sistem digital dan regulasi nasional yang terpadu.

Catat Data Lengkap Unta

Paspor unta dirancang untuk mencatat data lengkap hewan, termasuk informasi kepemilikan, kesehatan, serta ras.

“Inisiatif ini dirancang untuk menata sektor unta, mendokumentasikan identitas, dan meningkatkan efisiensi layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar di dalam dan luar negeri,” kata pemerintah Arab Saudi, dikutip MPN Indonesia dari Middle East Monitor.

Pendokumentasian formal atas data unta akan berfungsi sebagai referensi resmi dalam layanan veteriner, pengawasan regulasi, dan pengelolaan pasar secara transparan.

Detail Informasi dalam Paspor Unta

Paspor unta berfungsi sebagai dokumen identifikasi menyeluruh yang memuat sejumlah informasi penting, antara lain:

  • Nomor mikrochip
  • Nomor paspor
  • Nama unta
  • Tanggal lahir
  • Ras dan garis keturunan
  • Jenis kelamin
  • Warna
  • Tempat lahir
  • Tanggal dan tempat penerbitan paspor
  • Foto unta dari dua sisi tubuh

Dokumen ini juga dilengkapi dengan tabel vaksinasi khusus yang mencatat seluruh imunisasi yang telah diterima oleh hewan tersebut.

Seluruh catatan vaksinasi disahkan melalui nama, tanda tangan, dan stempel resmi dokter hewan yang menangani.

Pengaturan Kepemilikan dan Perdagangan

Kementerian menyatakan bahwa paspor akan digunakan dalam berbagai aktivitas seperti penjualan dan pengalihan kepemilikan.

Sistem ini diharapkan dapat mengurangi sengketa kepemilikan, memperkuat kepercayaan antar pihak dalam pasar, dan memberikan kejelasan terhadap proses jual beli hewan.

Baca Juga:  Pangeran Arab Saudi 'Sleeping Prince' Meninggal Dunia setelah 20 Tahun Koma

Dokumentasi resmi yang terverifikasi juga akan digunakan untuk melindungi hak pemilik, memperketat kontrol perdagangan, dan mengatur prosedur transportasi antar wilayah.

Sistem paspor ini juga diharapkan meningkatkan nilai ekonomi unta karena harga jual kini dapat ditentukan berdasarkan data yang akurat dan dapat diverifikasi.

Dalam sensus yang dirilis pada Juni 2025, Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian mencatat populasi unta di Arab Saudi mencapai 2.235.297 ekor.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending