Connect with us

Berita

Tapanuli Tengah Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, 2 Jembatan Rusak

Banjir bandang dan longsor melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Logompn

Published

on

Tapanuli Tengah Kembali Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, 2 Jembatan Darurat Rusak
Tapanuli Tengah Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, 2 Jembatan Darurat Rusak | Gambar: Dok. Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu

MPN Indonesia 13 Februari 2026 - Banjir bandang dan longsor kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Akibat bencana alam ini, dua jembatan darurat rusak parah dan beberapa tanggul kembali jebol.

“Jembatan darurat yang dibangun pasca-bencana putus terbawa arus sungai di dua lokasi desa yang menghubungkan Desa Muara Sibuntuon dengan Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, dan jembatan Aramco di Desa Aloban dan Bair yang baru selesai dibangun TNI AD di Kecamatan Tapian Nauli hancur diterjang banjir deras,” kata Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, kepada wartawan, Kamis (12/2).

Total ada enam kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Tukka, Sibabangun, Sarudik, Pandan, Barus, dan Sitahuis.

Ketinggian Air Capai 2 Meter

Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga bervariasi, mulai dari 50 cm hingga 2 meter.

“Air sungai di jembatan Jalan ST.Z Tampubolon antara Kelurahan Aek Tolang Induk dan Kelurahan Aek Tolang banyak kayu tertahan/terhambat,” ungkap Masinton Pasaribu.

Di Kecamatan Tukka, tanggul darurat Aek Silaga-laga jebol, menyebabkan aliran air deras masuk ke permukiman.

Hal serupa juga terjadi di tanggul darurat Aek Sirahar, Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus.

“Tanggul darurat Aek Silaga-laga, Kec. Tukka, kembali jebol dan air sangat deras mengalir ke permukiman warga,” jelas Masinton.

Longsor Tutup Akses Jalan

Longsor dilaporkan terjadi di Kelurahan Lumut, Kecamatan Sibabangun, serta di Nagatimbul, Jalan Lobusingkam, Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis.

“Terjadi longsor di Nagatimbul, Jalan Lobusingkam, Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis. Akses roda empat menuju desa tersebut tertutup longsoran dan hanya bisa dilalui roda dua,” terang Masinton.

Baca Juga:  Banjir Rendam 16 Vila di Badung Bali, Wisatawan Dievakuasi Pakai Ban

Sejumlah warga terdampak bencana terpaksa mengungsi ke berbagai tempat, termasuk GOR Pandan, puskesmas, dan sekolah.

“Sebagian warga masih mengungsi di GOR Pandan, puskesmas, dan sekolah,” tambah Masinton.

(AKM/NID/RAD)

Trending