Connect with us

Selebriti

Bintang Sinetron JA Dilaporkan sang Kekasih atas Dugaan Penganiayaan

Pesinetron berinisial JA dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur oleh sang kekasih, Apriliah Diah Permatasari, atas dugaan penganiayaan.

Logompn

Published

on

Bintang Sinetron JA Dilaporkan sang Kekasih atas Dugaan Penganiayaan
Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 15 Februari 2026 - Pesinetron berinisial JA dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur oleh sang kekasih, Apriliah Diah Permatasari, atas dugaan penganiayaan.

Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/512/II/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Timur/Polda Metro Jaya.

Peristiwa ini terjadi saat April datang ke kediaman JA di Jakarta Timur untuk menanyakan perubahan sikap pasca sang artis kembali dari Bali.

“Nah aku datang ke rumahnya, ternyata dia pas ketemu, pas di pos satpam itu dia sudah emosi, langsung pukul. ‘ngapain lo?’ gitu, bahasa kasarnya. Itu mukanya ‘turun, turun, turun. Pergi, pergi, pergi!’ Aku bilang, ‘Kita bisa ngomong baik-baik, kenapa?’,” ungkap April kepada wartawan di Polres Jakarta Timur, Kamis (12/2).

Sudah Coba Berkomunikasi

Kuasa hukum April, Fikri Wijaya, menyatakan bahwa sebelum menempuh jalur hukum, kliennya telah berupaya menghubungi salah satu manajer JA melalui WhatsApp.

Menurutnya, April berniat membuka komunikasi damai. Namun, tidak mendapat respons positif.

“Sebelum kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kami sudah melayangkan via WhatsApp melalui yang korban langsung, kepada salah satu manajernya, untuk menyampaikan barangkali dia ada itikad baik. Tapi, terkesan pelaku ini seolah-olah menantang,” jelas Fikri.

Lakukan Visum

Dalam laporan yang dibuat April ke kepolisian, disebutkan bahwa kekerasan terjadi ketika dirinya datang ke rumah JA dan mencoba berbicara dengan pria tersebut.

Akibat dugaan penganiayaan itu, April mengalami luka lebam dan telah menjalani visum untuk dijadikan bukti.

“Tentu kami telah melakukan visum. Artinya visum itu sudah dilakukan, tinggal nanti kami akan berkoordinasi hasilnya seperti apa. Yang mungkin juga akan kami coba nanti berkoordinasi dengan teman-teman penyidik untuk cek TKP,” terang Fikri.

Baca Juga:  Amanda Manopo Datangi Polres Jaksel soal Dugaan Pemalsuan dan Pencemaran Nama Baik

Jalin Hubungan selama Dua Tahun

April menyampaikan bahwa dirinya telah menjalin hubungan asmara dengan JA selama dua tahun terakhir.

Hubungan mereka disebut cukup intens, dengan komunikasi harian seperti video call dan telepon setiap pagi.

“Hubungannya intens. Setiap pagi dibangunin saya kerja, teleponan gitu, video call, pacaran normalnya-lah. Sempat putus di November tapi balikan lagi,” ujar April.

April juga mengungkap bahwa dugaan penganiayaan ini bukan yang pertama kali terjadi.

Sebelumnya ia pernah memaafkan tindakan serupa dari JA, namun kejadian terakhir dianggap sangat fatal dan membuatnya mengalami trauma psikologis.

“Nah ini yang sudah paling fatal menurut saya, saya sudah habis-habisan diinjak, dipukul, itu sudah paling fatal,” akunya.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending