Connect with us

Lifestyle

Niat Sholat Tarawih dan Witir: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya untuk Sholat Sendiri atau Berjamaah

Selama bulan Ramadan, umat Islam disunnahkan melaksanakan salat tarawih dan ditutup dengan witir sebagai bagian dari qiyam Ramadan.

Logompn

Published

on

Niat Sholat Tarawih dan Witir Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya untuk Sholat Sendiri atau Berjamaah
Niat Sholat Tarawih dan Witir | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 Februari 2026 - Selama bulan Ramadan, umat Islam disunnahkan melaksanakan salat tarawih dan ditutup dengan witir sebagai bagian dari qiyam Ramadan.

Salat tarawih dilaksanakan setelah salat Isya selama bulan Ramadan, baik secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Salah satu rukun penting dalam pelaksanaan salat tarawih dan witir adalah niat, yang dibaca sesuai posisi jamaah, baik sebagai imam, makmum, maupun munfarid (sendiri).

Berapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih?

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi NU Jawa Timur, mayoritas ulama Mazhab Syafi’i menyatakan bahwa jumlah rakaat salat tarawih adalah 20 rakaat dengan sepuluh kali salam.

Argumen ini didasarkan pada hadis:

“Sungguh Nabi Muhammad saw melakukan salat di bulan Ramadan tanpa berjamaah sebanyak dua puluh rakaat dan (ditambah) salat witir” (HR Al-Baihaqi).

Meski begitu, ada juga ulama yang merujuk pada hadis Aisyah ra yang menyebut Rasulullah saw tidak pernah melebihi 11 rakaat, termasuk witir, sehingga muncul praktik 8 rakaat tarawih ditambah 3 rakaat witir.

Kapan Waktu Salat Tarawih?

Salat tarawih dilaksanakan setelah salat Isya dan berakhir sebelum waktu Subuh. Ibadah ini bisa dilakukan di awal malam, pertengahan, atau menjelang sahur, selama belum masuk waktu Subuh.

Jika waktu Subuh telah tiba, maka salat tarawih tidak sah untuk dilaksanakan.

Niat Salat Tarawih

Imam

Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Aku niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Baca Juga:  Sejarah Isra Miraj: Meneladani Kisah Perjalanan Rasulullah Saw Turunkan Perintah Salat

Makmum

Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Aku niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

Sendiri

Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatat tarāwīhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Aku niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Niat Salat Witir

Witir 3 Rakaat

Arab: اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa.
Artinya: Aku berniat sholat witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai (makmum/imam) karena Allah Ta’ala.

Witir 1 Rakaat

Arab: اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri rak’atal mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa.
Artinya: Aku berniat sholat witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai (makmum/imam) karena Allah Ta’ala.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending