Connect with us

Berita

Viral Video, Karyawan Wanita di Alfamidi Surabaya Larang Pelanggan Kasih Uang ke Jukir Liar Pake Speaker

Seorang karyawan wanita di Alfamidi Surabaya viral karena imbauan tegasnya kepada pelanggan untuk tidak membayar jukir liar.

Adinda

Published

on

Viral Video, Karyawan Wanita di Alfamidi Surabaya Larang Pelanggan Kasih Uang ke Jukir Liar Pake Spekaer
Viral Video, Karyawan Wanita di Alfamidi Surabaya Larang Pelanggan Kasih Uang ke Jukir Liar Pake Spekaer. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Tiktok/@kuliner.nglencer

MPN Indonesia 28 Oktober 2024 - Seorang karyawan wanita di Alfamidi Bendul Merisi, Surabaya, baru-baru ini viral karena berani mengimbau pelanggan melalui pengeras suara untuk tidak membayar uang parkir kepada juru parkir (jukir) liar di sekitar toko.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kuliner.nglencer, suara wanita tersebut terdengar jelas menegaskan bahwa area parkir di Alfamidi gratis dan bahwa para jukir di luar bukan bagian dari layanan resmi toko.

Imbauan Tegas Parkir Gratis dari Alfamidi

Menggunakan pengeras suara, karyawan wanita tersebut menyampaikan pesan tegas yang ditujukan langsung kepada pelanggan di Alfamidi.

“Pelanggan yang terhormat, Alfamidi tidak menyediakan juru parkir ya. Yang di depan itu parkir liar, dimohon untuk tidak memberikan uang parkir,” ujarnya.

Langkah ini mendapat perhatian luas dari warganet dan menuai beragam reaksi.

Banyak yang mendukung aksi tersebut, menyebutnya sebagai langkah berani untuk menghadapi fenomena parkir liar yang sering meresahkan pelanggan.

Akun @kuliner.nglencer bahkan menyarankan tindakan ini layak dicontoh oleh minimarket lain yang menghadapi masalah serupa.

Dukungan juga datang dari akun @Yulius Yulianto Kurniawan, yang menyebut bahwa Alfamidi di Manukan, Surabaya, sudah menerapkan cara serupa dengan menempatkan tanda “parkir gratis” di sekitar area ATM guna menghalau jukir liar.

Reaksi Beragam dari Warganet

Peristiwa di daerah ini memicu berbagai tanggapan di media sosial.

Sejumlah warganet menyatakan dukungan atas kebijakan parkir gratis di Alfamidi.

Beberapa pengguna, seperti akun @Davidkur, bahkan menceritakan preferensi mereka untuk berbelanja di warung atau toko yang bebas dari pungutan jukir.

Baca Juga:  Canggih Banget! Mobil Isuzu Panther Masih Bisa Nyala usai Terendam Banjir 10 Jam

Namun, ada juga warganet yang mengungkapkan kekhawatiran akan risiko intimidasi dari jukir liar terhadap pelanggan yang enggan membayar parkir.

Pengguna dengan akun @Jisooana, misalnya, menyampaikan kekhawatirannya akan potensi intimidasi dari jukir liar bagi pelanggan yang mengikuti imbauan karyawan Alfamidi.

Ketakutan ini menjadi kendala tersendiri bagi pelanggan, yang sering kali merasa terpaksa membayar meskipun tidak ada kewajiban resmi dari pihak toko.

Keresahan Masyarakat terhadap Jukir Liar

Fenomena jukir liar dan keluhan masyarakat terkait biaya parkir ternyata tidak hanya terjadi di Surabaya.

Masalah serupa juga dirasakan di berbagai lokasi, seperti area wisata Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, di mana masyarakat mengeluhkan tarif parkir yang dinilai terlalu tinggi dan ketidakteraturan dalam pengelolaan parkir.

Pj Walikota Palembang, Dr. A. Damenta, bersama Kapolresta Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, menyatakan akan meninjau ulang pengelolaan parkir di BKB guna menciptakan tata kelola yang lebih baik.

Mereka berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait tarif parkir dan keamanan di lokasi tersebut.

“Kami Pemkot, Forkopimda bersama bapak Kapolres juga sekaligus menjawab keluhan-keluhan masyarakat,” ungkap Dr. A. Damenta.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending