Connect with us

Berita

Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Kiriman dari Raja Salman, Berikut Sasarannya

Kementerian Agama RI mulai mendistribusikan 100 ton kurma bantuan dari Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk Ramadan 1447 H.

Logompn

Published

on

Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Kiriman dari Raja Salman, Berikut Sasarannya
Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Kiriman dari Raja Salman, Berikut Sasarannya. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Februari 2026 - Kementerian Agama Republik Indonesia mulai mendistribusikan 100 ton kurma bantuan dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, kepada masyarakat Indonesia.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, pada Rabu (11/2) di Jakarta.

Distribusi dilakukan melalui Kementerian Agama, Kedutaan Besar Arab Saudi, serta sejumlah lembaga dan organisasi keagamaan.

Kepala Biro Umum Kemenag, Aceng Abdul Azis, menyatakan bahwa proses distribusi dilakukan berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, pemerataan, dan tepat sasaran.

“Kurma bantuan dari Arab Saudi akan didistribusikan pada Ramadan 1447 H. Dari 100 ton yang diberikan, sebanyak 10 ton didistribusikan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta,” ujarnya pada Rabu (18/2), dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemenag.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa bantuan kurma dari Arab Saudi rutin diberikan setiap tahun dan memiliki makna khusus bagi umat Islam di Indonesia, khususnya sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.

“Kementerian Agama Republik Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kerajaan Arab Saudi, yang setiap tahun selalu mengalokasikan bantuan kurma. Insya Allah, ini tentu kami akan teruskan kepada siapa yang paling berhak untuk mendapatkannya,” ujar Nasaruddin.

Mekanisme Distribusi dan Sasaran Penerima

Kementerian Agama telah menerbitkan edaran Sekretaris Jenderal terkait pelaksanaan distribusi bantuan kurma dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Tahun 2026.

Edaran ini bertujuan agar pendistribusian berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel.

Kurma tersebut akan disalurkan oleh beberapa pihak, yakni:

  • Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta (10 ton)
  • Kementerian Agama RI
  • Lembaga DPR dan DPD
  • Pesantren
  • Masjid dan musalla
  • Jurnalis
  • Organisasi masyarakat Islam
Baca Juga:  Iran Tawarkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra

Aceng menambahkan bahwa sebagian besar penerima juga turut menjalankan peran penyaluran atau redistribusi.

“Sehingga penerima sebagian besar juga melakukan peran penyaluran atau redistribusi,” jelasnya.

Pendistribusian bantuan ini akan dilaksanakan hingga habis tanpa menyisakan stok.

“Kurma ini didistribusikan sampai habis, tanpa sisa atau zero waste distribution policy di Ramadan 2026,” tandas Aceng.

Arahan Langsung dari Raja Salman

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan bahwa pengiriman bantuan kurma ini merupakan arahan langsung dari Raja Salman dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman.

Ia menyebut bahwa bantuan tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Pemberian hadiah ini merupakan penegasan terhadap kuatnya hubungan yang terjalin antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi, di mana hubungannya sekarang sudah mencapai level yang strategis,” ujar Faisal.

Bantuan kurma ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya diplomasi dan hubungan internasional antara kedua negara dalam bingkai kerja sama bilateral.

Selain didistribusikan ke berbagai wilayah, sebagian kurma juga akan dikirim ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Kami sudah berkomunikasi dengan ketua otoritanya. Dan insya Allah kami juga akan alokasikan sebagian ke ibu kota baru,” ungkap Nasaruddin.

Kurma dari Arab Saudi ini, menurut Nasaruddin, selalu dinantikan masyarakat Indonesia sebagai simbol keistimewaan berbuka puasa.

“Asumsi masyarakat Indonesia terhadap kurma itu sebagai makanan pembuka puasa. Sehingga di dalam masyarakat Indonesia, rasanya tidak istimewa puasa itu kalau tidak dibuka dengan buah kurma,” jelasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending