Connect with us

Teknologi

Canggih! Gemini Lyria 3 Bisa Bikin Lagu 30 Detik Bermodal Teks dan Gambar

Google merilis model kecerdasan buatan terbaru, Gemini Lyria 3, yang memungkinkan pengguna membuat lagu berdurasi 30 detik.

Logompn

Published

on

Canggih! Gemini Lyria 3 Bisa Bikin Lagu 30 Detik Bermodal Teks dan Gambar
Canggih! Gemini Lyria 3 Bisa Bikin Lagu 30 Detik Bermodal Teks dan Gambar | Gambar: Dok. Google

MPN Indonesia 20 Februari 2026 - Google merilis model kecerdasan buatan terbaru, Gemini Lyria 3, yang memungkinkan pengguna membuat lagu berdurasi 30 detik hanya dengan memasukkan perintah teks atau mengunggah gambar dan vide.

Model ini dikembangkan oleh Google DeepMind dan mulai tersedia dalam versi beta di platform Gemini desktop, serta akan hadir di aplikasi seluler dalam beberapa hari ke depan.

“Lyria 3, model musik generatif terbaru dari Google DeepMind, diluncurkan hari ini dalam versi beta di aplikasi Gemini,” kata Senior Product Manager Gemini app, Joël Yawili, dalam blog resmi Google, Kamis (19/2).

“Cukup deskripsikan ide atau unggah foto, misalnya lagu R&B lambat yang lucu tentang kaus kaki yang mencari pasangannya, dan dalam hitungan detik, Gemini akan mengubahnya menjadi lagu berkualitas tinggi,” sambungnya.

Lebih Canggih dibanding Pendahulunya

Model generatif musik Gemini Lyria 3 menghadirkan sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, Lyria 2.

Pengguna kini tidak perlu menyediakan lirik secara manual, karena lirik akan dihasilkan otomatis berdasarkan deskripsi atau prompt yang diberikan.

Selain itu, pengguna memiliki kontrol lebih besar terhadap gaya musik, tempo, dan vokal yang diinginkan, serta kemampuan untuk membuat lagu dengan kompleksitas musikal lebih tinggi.

Cara Bikin Lagu dari Gemini Lyria 3

Melalui Gemini, pengguna dapat membuat lagu dengan dua cara:

Teks sebagai Prompt

Pengguna cukup menuliskan genre, suasana hati, lelucon pribadi, atau memori tertentu.

Misalnya, “Saya merasa nostalgia. Buatlah lagu untuk ibu saya tentang masa-masa indah saat kita masih kecil dan kenangan tentang pisang goreng buatan rumahnya. Buatlah lagu Afrobeat yang menyenangkan dengan nuansa Afrika yang autentik”.

Baca Juga:  Perketat Aturan, YouTube akan Setop Monetisasi Konten Buatan AI Mulai 15 Juli

Menggunakan Foto atau Video

Pengguna dapat mengunggah konten visual dan Gemini akan menyesuaikan suasana lagu berdasarkan gambar tersebut.

Contohnya, pengguna bisa mengunggah foto anjing peliharaan saat hiking dan meminta lagu bertema petualangan.

Semua lagu yang dibuat berdurasi 30 detik, dilengkapi dengan sampul album personalisasi otomatis, dan bisa dibagikan langsung.

Fitur ini juga tersedia bagi kreator YouTube melalui Dream Track untuk memperkaya konten YouTube Shorts dengan soundtrack yang lebih relevan.

Ada Watermark Penanda AI

Setiap lagu yang dihasilkan oleh Gemini menggunakan teknologi watermark tak kasat mata bernama SynthID, yang berfungsi menandai konten sebagai hasil ciptaan kecerdasan buatan Google.

Pengguna juga dapat mengunggah file audio untuk diperiksa, apakah merupakan buatan AI atau bukan, melalui deteksi SynthID dan analisis sistem Gemini.

Google menegaskan bahwa Lyria 3 dirancang untuk mendorong ekspresi orisinal dan tidak dimaksudkan untuk meniru gaya artis tertentu.

Jika pengguna menyebutkan nama musisi dalam prompt, sistem akan menganggapnya sebagai inspirasi umum, bukan untuk meniru suara.

“Kami telah belajar banyak melalui kolaborasi dan eksperimen kami, seperti Music AI Sandbox, dan selalu memperhatikan hak cipta serta perjanjian mitra saat melatih Lyria 3,” tulis Yawili.

Filter tambahan juga diterapkan untuk membandingkan hasil lagu dengan konten yang sudah ada.

Pengguna dapat melaporkan lagu jika dianggap melanggar hak cipta atau privasi pihak lain. Google menyatakan pendekatan ini masih terus disempurnakan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending