Connect with us

Berita

50 RT di Jakarta Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

Sebanyak 50 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Daerah Khusus Jakarta terendam banjir.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn (16)
Banjir di Kmpung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (6/7) | Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 7 Juli 2025 - Sebanyak 50 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Daerah Khusus Jakarta terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan bahwa hingga Minggu (6/7) pukul 16.00 WIB, genangan air masih terjadi di beberapa titik.

Kondisi ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (5/7).

Selain itu, fenomena pasang air laut di pesisir utara Jakarta turut memperparah kondisi banjir di sejumlah lokasi.

Wilayah yang Terdampak

Wilayah Jakarta Selatan menjadi salah satu daerah yang terdampak, dengan 20 RT yang terendam banjir.

RT tersebut tersebar di Kelurahan Tanjung Barat, Pengadegan, Rawa Jati, Pejaten Timur, Kebon Baru, dan Manggarai.

Sementara itu, di Jakarta Timur, banjir melanda 30 RT yang berada di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Bale Kambang, Cawang, dan Cililitan.

Berdasarkan data BPBD Jakarta, ketinggian muka air di wilayah terdampak bervariasi mulai dari 40 cm hingga mencapai 270 cm.

Sementara itu, genangan air terpantau telah surut di tiga wilayah, yaitu Kelurahan Gedong, Tanjung Barat, dan Kebon Baru.

Ratusan Warga Mengungsi

BPBD Jakarta mencatat, banjir yang terjadi memaksa ratusan warga mengungsi ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan.

Sebanyak 371 jiwa atau 105 Kepala Keluarga (KK) tercatat mengungsi di beberapa titik pengungsian, seperti Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina, RPTRA Bidara Cina, dan Masjid Jami Al Abror yang menampung 137 jiwa.

Sementara itu, Masjid Jami Ittihadul Ikhwan menampung 74 jiwa, SDN 01/02 Kampung Melayu menampung 119 jiwa, Masjid Al-Hawi Cililitan 11 jiwa, serta Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang yang 30 jiwa.

Baca Juga:  Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini 23 Januari 2026, Hujan Lebat Masih Mendominasi

Beberapa Pintu Air Berstatus Siaga

Selain itu, curah hujan yang tinggi ini juga menyebabkan peningkatan status di beberapa pintu air dan pos pantau di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

BPBD Jakarta melaporkan, Pintu Air Pasar Ikan berada pada status Siaga 2 sejak pukul 14.00 WIB pada Sabtu (5/7).

Bendung Katulampa masuk Siaga 3 pada pukul 17.00 WIB di hari yang sama.

Pos pantau di Depok yang awalnya berstatus Siaga 3 pada pukul 21.00 WIB naik menjadi Siaga 2 pada pukul 22.00 WIB.

Selain itu, Pos Pantau Sunter Hulu tercatat Siaga 3 pada Minggu (6/7) pukul 01.00 WIB, diikuti Pos Pantau Pesanggrahan yang juga masuk Siaga 3 pada pukul 03.00 WIB.

Pintu Air Karet turut mengalami peningkatan status ke Siaga 3 pada pukul 11.00 WIB di hari yang sama.

Imbauan BPBD Jakarta

BPBD Jakarta bersama unsur terkait terus mengerahkan personel di lapangan untuk memantau perkembangan genangan air, melakukan penyedotan air, serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Selain itu, BPBD juga mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar kepada para pengungsi di lokasi-lokasi yang terdampak banjir.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari instansi terkait, untuk periode Minggu (6/7) hingga Senin (7/7), wilayah Jakarta masih didominasi oleh hujan sedang hingga lebat.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan tinggi muka air, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan, bantaran sungai, maupun pesisir. 

(RIF/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending