Berita
Kebon Pala Dilanda Banjir 1,8 Meter, Warga Dievakuasi
Hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (6/7) mengakibatkan banjir setinggi 1,8 meter di Kebon Pala, Jakarta Timur.
MPN Indonesia 7 Juli 2025 - Hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (6/7) mengakibatkan banjir setinggi 1,8 meter di wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur.
Banjir yang terjadi di RW 04 Kebon Pala, Kampung Melayu, bahkan memaksa sejumlah warga untuk dievakuasi.
Proses evakuasi melibatkan polisi dan warga sekitar dengan menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan korban yang terjebak di rumah mereka.
Proses Evakuasi Berjalan Dramatis
Dirsamapta Polda Metro Jaya, Kombes Yully Kurniawan menyatakan bahwa timnya mengerahkan 10 personel untuk membantu proses evakuasi.
“Anggota yang di lokasi melaksanakan patroli dan evakuasi serta mengimbau kepada masyarakat agar memadamkan listrik supaya tidak tersengat aliran listrik,” ujar Yully dalam keterangannya pada Minggu (6/7).
Proses evakuasi warga berlangsung cukup dramatis. Dokumentasi di lapangan menunjukkan air banjir hampir mencapai leher orang dewasa.
Saking tingginya banjir sampai hampir menutup pintu rumah sehingga warga yang dinaikkan ke perahu karet harus menunduk.
Polisi juga tampak mengevakuasi anak-anak dari lantai atas rumah untuk dibawa ke tempat yang lebih aman. Sejumlah lansia juga dibawa dari kediaman menggunakan perahu karet.
Akibat Luapan Ciliwung
Yully menjelaskan banjir di Kebon Pala disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung yang menerima kiriman air dari wilayah Bogor.
“Untuk kejadian banjir disebabkan karena luapan Kali Ciliwung (kiriman dari Bogor), ketinggian air di lokasi mencapai 180 cm,” kata Yully.
Sebanyak 71 warga Kebon Pala terdampak banjir dan dievakuasi ke dua lokasi pengungsian, yaitu SDN Kampung Melayu dan Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 8.
“Pengungsi ada 71 jiwa: SDN Kampung Melayu terdapat pengungsi 14 KK di antaranya, 11 dewasa, 18 lansia, 5 anak-anak, 8 balita. Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 8 terdapat 13 KK di antaranya, 15 dewasa, 6 lansia, 4 anak-anak, 4 balita,” jelas Yully.
Sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing, sementara lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara.
“Untuk sebagian warga masih bertahan di lokasi dan sebagian sudah ada yang mengungsi ke sanak saudaranya,” tambah Yully.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
