Connect with us

Berita

Api dari Ledakan Sumur Minyak di Blora Belum Padam

Api dari ledakan sumur minyak milik masyarakat di Dukuh Gendono, Blora, Jawa Tengah, belum berhasil dipadamkan hingga Selasa (19/8).

Logompn

Published

on

Api dari ledakan sumur minyak di blora belum padam
Api dari Ledakan Sumur Minyak di Blora Belum Padam | Gambar: Dok. BPBD Kabupaten Blora

Jawa Tengah, MPN Indonesia 20 Agustus 2025 - Api dari ledakan sumur minyak milik masyarakat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih belum berhasil dipadamkan hingga Selasa (19/8).

Kobaran api disertai asap hitam pekat masih terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.

Tim pemadam gabungan, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus melakukan pemantauan dan upaya penanggulangan di lokasi.

“Saat ini tim gabungan masih berada di lokasi untuk proses pemadaman dan pemantauan lanjutan,” demikian pernyataan resmi BPBD Kabupaten Blora di Instagram resminya pada Selasa (19/8) pukul 19.45 WIB.

Tiga Orang Tewas

Kebakaran ini bermula dari ledakan hebat pada Minggu (17/8) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan pada lingkungan sekitar.

Berdasarkan data BPBD, ada 300 kepala keluarga atau 750 jiwa yang mengungsi. Sementara itu, korban meninggal tiga orang dan dua lainnya dirawat di RSUD dr. Sardjito Yogyakarta.

Terdapat satu rumah rusak berat dan empat lainnya rusak sedang.

Sumur minyak yang terbakar dipastikan berstatus ilegal, dan hingga saat ini pihak kepolisian telah memintai keterangan dari empat orang saksi guna mengungkap penyebab kebakaran.

Tanggapan Kementerian ESDM

Menanggapi kejadian tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa ini.

“Kami mengucapkan prihatin dan berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ledakan tersebut,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kepada wartawan, Senin (18/8).

Ia pun menegaskan pentingnya perbaikan tata kelola sumur minyak masyarakat sesuai Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Baca Juga:  Viral! Job Fair Bekasi Diserbu 25 Ribu Pelamar hingga Ricuh

“Seperti yang kita tahu, banyak di antara sumur masyarakat yang berjalan belum mengindahkan aspek keselamatan,” kata Dwi Anggia.

Penanganan di Lokasi

Sementara itu, tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora bersama tim gabungan terus melakukan berbagai upaya penanganan darurat.

Tim di lapangan telah mendirikan dua tenda pengungsi, membuka dapur umum, menyediakan 900 bungkus makanan, membuat tanggul untuk pemadaman menggunakan 4 unit excavator, dan menyediakan suplai air untuk pemadaman.

Pada Selasa (19/8) sekitar pukul 17.00 WIB, sempat terjadi luberan minyak yang terbakar akibat hujan.

Namun, kobaran tersebut berhasil dikendalikan dengan penimbunan tanah menggunakan excavator.

(AKM/NID/RAD)

Trending