Connect with us

Viral

Kronologi Pemotor Wanita Tewas Tertimpa Videotron di Majalengka

Pemotor wanita berusia 18 tahun meninggal setelah tertimpa videotron yang roboh di Bunderan Cigasong, Majalengka.

Logompn

Published

on

Kronologi Pemotor Wanita Tewas Tertimpa Videotron di Majalengka
Kronologi Pemotor Wanita Tewas Tertimpa Videotron di Majalengka. Gambar: X/@NenkMonica

Jawa Barat, MPN Indonesia 25 Juli 2026 - Seorang pengendara sepeda motor wanita bernama Wina (18) meninggal dunia setelah tertimpa videotron yang roboh di kawasan Bunderan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kematian korban dikonfirmasi oleh Direktur RSUD Majalengka dr. Egga Bramasta Akidapi.

“Iya, benar korban meninggal dunia,” ujar Egga saat dikonfirmasi.

Korban diketahui merupakan warga Blok Surabaya, Desa Heuleut, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka.

Kronologi Kejadian

Seorang saksi mata, Aditya (22), yang merupakan penjaga toko di sekitar lokasi, menyebut kondisi videotron sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sehari sebelum kejadian.

“Saya juga sempat video kemarin sekitar jam 10. Kondisinya memang sudah goyang-goyang,” kata Aditya kepada wartawan.

Sebagian bahu jalan di sekitar lokasi sempat ditutup oleh petugas setelah adanya laporan dari masyarakat terkait kondisi videotron yang membahayakan.

Namun, penutupan tidak dilakukan secara menyeluruh sehingga arus lalu lintas tetap berjalan.

Peristiwa ini terjadi sesaat setelah waktu Magrib, ketika kondisi angin dilaporkan bertiup cukup kencang di wilayah tersebut.

“Pukul 18.15 WIB, kurang lebihnya, videotron itu benar jatuh, kemudian menimpa korban,” tambahnya.

Videotron yang roboh memiliki ukuran besar dengan tinggi sekitar 18 meter dan lebar 8 meter.

Struktur tersebut dilaporkan tidak mampu menahan terpaan angin kencang, terutama karena kondisi fondasi yang disebut telah retak dan rapuh.

“Angin kelihatannya. Tapi pas saya lihat, pondasinya sudah retak, semennya sudah tidak ada,” ungkap Aditya.

Saat videotron roboh, material konstruksi besi yang berat langsung menghantam korban dan sepeda motor yang dikendarainya.

Warga di lokasi bersama petugas segera melakukan evakuasi dan membawa korban menggunakan ambulans ke rumah sakit.

Baca Juga:  Reuni 212 akan Digelar Sore Ini di Monas, Berikut Daftar Pengalihan Arus Lalu Lintas!

Proses Evakuasi

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar, dan Satpol PP Kabupaten Majalengka dikerahkan untuk melakukan evakuasi material yang menutupi jalan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Majalengka Puja Gustian menjelaskan bahwa proses evakuasi membutuhkan penanganan khusus.

“Saat tim kami tiba di TKP, fokus utama langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban yang tertimpa material videotron. Evakuasi membutuhkan penanganan khusus karena ukuran konstruksi besi yang sangat besar dan berat,” ujar Puja Gustian.

Hingga Jumat malam, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi lanjutan serta olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Dampak pada Gangguan Kelistrikan

Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan ini juga berdampak pada gangguan kelistrikan di sekitar lokasi.

Badan videotron yang roboh menyeret kabel listrik hingga menyebabkan tiang penyangga ikut tumbang.

Petugas dari PLN terlihat melakukan perbaikan jaringan listrik yang rusak akibat kejadian tersebut.

Arus lalu lintas di jalur nasional Bandung–Cirebon juga mengalami kemacetan karena posisi jatuhnya videotron yang mengarah ke jalan raya.

(AKM/NID/RAD)

Trending