Berita
Atlet Peraih Medali Asian Para Games Ikuti Pelatihan Barista di PPKD Jaktim
Atlet Asian Para Games 2018, Retnowati Sibarani ikut pelatihan barista di PPKD Jakarta Timur, Rabu (16/4).
MPN Indonesia 17 April 2025 - Atlet Asian Para Games 2018, Retnowati Sibarani mengikuti pelatihan barista di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Rabu (16/4).
Menurut Retnowati, hal itu ia lakukannya sebagai usaha untuk memiliki usaha sendiri. Pasalnya, kata Retnowati, perusahaan jarang mau menerima penyandang disabilitas.
“Motivasi saya mengikuti pelatihan ini, saya ingin punya usaha, membuka usaha sendiri, karena disabilitas itu tidak semua orang mau menerima sebagai tenaga kerja,” ungkap Retnowati saat ditemui MPN Indonesia di PPKD.
Masih Aktif Olahraga
Retnowati menyampaikan bahwa dirinya masih aktif dalam dunia olahraga. Ia bertanding di dua cabang, yaitu bowling dan lawn bowls.
Pada Asian Para Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta, ia berhasil meraih medali perak untuk cabang lawn bowls.
Selain itu, pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) yang digelar di Solo, ia juga menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Jakarta.
“2018 saya ikut lawn bowls meraih medali perak Asian Para Games di Jakarta, kemarin Peparnas di Solo ikut dapat medali perunggu mewakili Jakarta,” kata Retnowati.
Dengan semangat yang tidak surut, ia kini mencoba memperluas keahlian melalui pelatihan barista sebagai bagian dari rencana jangka panjangnya.
PPKD Jakarta Timur Targetkan 2.000 Peserta
Pelatihan barista yang diikuti Retnowati merupakan bagian dari program kerja yang dijalankan oleh PPKD Jakarta Timur sepanjang 2025.
PPKD menargetkan sebanyak 2.000 peserta dalam lima gelombang pelatihan. Program ini mencakup sepuluh kejuruan dengan total 17 program pelatihan, termasuk pelatihan barista.
Menurut Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, jumlah peserta dalam setiap angkatan dapat mencapai sekitar 400 orang, tergantung pada kebutuhan masing-masing kejuruan.
“Kita targetkan ada 2.000 peserta tahun ini di lima angkatan, 10 kejuruan dengan 17 program pelatihan. Jadi setiap angkatan kurang lebih sekitar 400 orang, tergantung dari kebutuhan kejuruan yang ada,” jelas Teguh kepada MPN Indonesia.
(ARI/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
