Connect with us

Berita

Bangun Peternakan, Indonesia akan Impor 100 Ribu Sapi dari Brasil

Pemerintah mengembangkan peternakan sapi terintegrasi di lima lokasi serta mengimpor sapi dari Brasil guna meningkatkan produksi pangan nasional.

Logompn

Published

on

Bangun Peternakan, Indonesia akan Impor 100 Ribu Sapi dari Brasil
Bangun Peternakan, Indonesia akan Impor 100 Ribu Sapi dari Brasil. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian berencana mengimpor antara 50.000 hingga 100.000 ekor sapi dari Brasil guna memperkuat produksi daging sapi nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pengiriman sapi dari Brasil sudah dimulai dan bertujuan mendukung pengembangan sektor peternakan dalam negeri.

Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke Gudang Perum BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten pada Rabu (4/3).

“Ada yang dari Brasil. Ada yang macam-macam, tapi yang jelas Brasil. Sudah ada yang datang dari Brasil untuk sapi. Rencananya 50.000 sampai 100.000 ekor. Tingkatkan produksi,” ujar Amran dalam keterangannya.

Langkah impor ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor daging dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Proses pengiriman sapi dilakukan bersamaan dengan pembangunan kawasan peternakan nasional yang sedang berjalan di lima lokasi.

Pembangunan 5 Kawasan Peternakan dan Investasi Terintegrasi

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pembangunan kawasan peternakan telah memasuki tahap awal dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking di lima tempat.

Proyek ini merupakan bagian dari sistem peternakan terintegrasi yang melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

“Sudah bergerak, sudah groundbreaking. Sudah (ada di) lima tempat,” kata Amran menjelaskan progres pengembangan.

Pemerintah merancang proyek peternakan dalam satu sistem terintegrasi dari hulu ke hilir, termasuk penyediaan pakan, pengelolaan lahan rumput, serta fasilitas kesehatan hewan.

Nilai investasi untuk satu paket peternakan sapi ini diperkirakan sebesar Rp2,4 triliun.

“(Peternakan) sapi kemarin itu satu paket dari hulu ke hilir itu Rp2,4 triliun, itu untuk satu tempat dengan total sapi 67.000 ekor,” ujar Amran saat ditemui di kediamannya di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga:  Polda Jateng Bongkar Sindikat Ekspor Ilegal Kendaraan

Lokasi Pembangunan dan Fokus Produksi Susu

Dua lokasi utama pembangunan peternakan sapi akan berada di Probolinggo, Jawa Timur dan Indramayu, Jawa Barat

Fokus utama dari peternakan ini adalah pengembangan sapi perah untuk produksi susu.

Hal ini sejalan dengan kebutuhan program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang membutuhkan suplai susu dalam jumlah besar.

Selain peternakan sapi, pemerintah juga membangun infrastruktur pendukung seperti pabrik pakan ternak dan peternakan ayam untuk produksi day old chick (DOC)

Pembangunan pabrik pakan ayam akan dilaksanakan di 30 titik secara bertahap, yaitu 12 titik di tahap pertama dan 18 titik di tahap kedua.

Dukungan untuk Program MBG dan Ketahanan Pangan

Langkah pengembangan peternakan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ketahanan pangan nasional.

Selain proyek sapi dan ayam, pemerintah juga berencana memperluas lahan penanaman kedelai hingga 1 juta hektare.

Lahan baru yang digunakan termasuk lahan sitaan yang belum dimanfaatkan untuk perkebunan sawit.

Dengan skema peternakan terintegrasi dan dukungan dari program investasi nasional, pemerintah menargetkan peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan.

Model ini juga ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan daging dan susu dalam negeri melalui penguatan sistem peternakan dan ekspor dan impor yang terkendali.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending