Connect with us

Berita

BEM USM Tanam 150 Pohon Buah di Ciracas, Gaungkan Semangat Kampus Hijau

BEM Universitas Saintek Muhammadiyah (USM) menanam 150 bibit pohon buah di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 04t153449.458
BEM USM Tanam 150 Pohon Buah di Ciracas, Gaungkan Semangat Kampus Hijau | Gambar: BEM USM

MPN Indonesia 4 Juli 2025 - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Saintek Muhammadiyah (USM) menanam 150 bibit pohon buah di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan milad ke-3 Universitas Saintek Muhammadiyah dan HUT ke-498 Jakarta.

Kegiatan ini berlangsung di area kampus dan Kecamatan Ciracas dengan tujuan menciptakan ruang hijau serta menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Penanaman pohon buah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BEM USM dan Komunitas Cisadane Resik.

Dihadiri Rektor USM

Aksi ini diawali dengan penanaman simbolis oleh Rektor USM, Faiz Rafdhi, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa dalam membangun kampus hijau.

“Saya bangga melihat semangat mahasiswa yang turun langsung menanam, bukan hanya dalam makna fisik, tetapi juga menanam nilai bagi masa depan,” ujar Faiz dalam keterangan resmi yang diterima MPN Indonesia pada Kamis (3/7).

Jenis pohon yang ditanam meliputi alpukat, durian, manggis, dan rambutan yang dipilih karena memiliki manfaat ekologis dan potensi ekonomi bagi warga sekitar.

Ingin Bangun Kesadaran Mahasiswa

Ketua pelaksana kegiatan, Putri Adelia menjelaskan bahwa aksi tanam pohon yang dilakukan BEM USM tidak hanya bertujuan sebagai agenda seremonial, tetapi juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terlibat langsung dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kami ingin mengajak seluruh mahasiswa untuk bergerak bersama menyelamatkan lingkungan. Lewat penanaman pohon ini, kami ingin membuktikan bahwa kepedulian bisa dimulai dari langkah kecil namun berdampak besar. Ruang hijau adalah investasi masa depan,” kata Putri.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM USM, Radityo Satrio menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial yang harus diwujudkan tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Mulai 18 Maret, Ini Jadwal Lengkapnya

“Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan. Kami tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga membawa solusi nyata lewat tindakan yang langsung menyentuh masyarakat dan alam,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending