Connect with us

Berita

Benarkah Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca saat Demo Buruh 28 Agustus?

Hujan deras yang turun saat aksi buruh di Gedung DPR memicu dugaan modifikasi cuaca oleh pemerintah. Data Flightradar dan pengakuan Pemprov DKI soal OMC jadi sorotan.

Logompn

Published

on

Benarkah pemerintah lakukan modifikasi cuaca saat demo buruh 28 agustus
Benarkah Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca saat Demo Buruh 28 Agustus? Gambar : Instagram/@nowdots

MPN Indonesia 30 Agustus 2025 - Aksi demonstrasi buruh di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8), diwarnai hujan deras mendadak yang menimbulkan dugaan adanya modifikasi cuaca oleh pemerintah.

Spekulasi semakin kuat setelah sebuah pesawat kecil terlihat terbang mengelilingi langit Jakarta saat unjuk rasa berlangsung.

Data dari Flightradar24 menunjukkan keberadaan pesawat Cessna PK-SNL milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang diketahui kerap digunakan untuk operasi modifikasi cuaca.

Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai penerbangan pesawat tersebut pada hari kejadian, informasi ini memicu beragam komentar di media sosial.

“Se-niat itu ya kalian para penguasa,” tulis komentar @wet***, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @nowdots, Sabtu (30/8).

Sementara akun @larasatimishaanin*** berkomentar, “Gini banget ya jadi orang kecil dibuat seenaknya sama para penguasa.”

Pemprov DKI Akui Pernah Lakukan OMC

Melalui akun TikTok BeritaJakarta, Pemprov DKI Jakarta mengakui pernah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 17–21 Agustus 2025.

Operasi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi di wilayah Jabodetabek.

Dalam operasi tersebut, Pemprov DKI bekerja sama dengan BMKG, BPBD, dan TNI Angkatan Udara menggunakan pesawat khusus untuk penyemaian awan.

Modifikasi dilakukan dengan menaburkan garam jenis natrium klorida (NaCl) di udara untuk mempercepat pembentukan hujan.

Bagaimana Proses Penyemaian Awan Dilakukan?

Secara umum, modifikasi cuaca dilakukan pada awan yang memiliki kandungan uap air tinggi namun belum padat.

Partikel garam yang bersifat higroskopis menyerap uap air, membentuk kristal es kecil, dan mempercepat proses pembentukan tetesan air hingga jatuh sebagai hujan.

Baca Juga:  Banjir Bandang di Lampung Barat: 4 Rumah Hanyut, Ratusan Warga Mengungsi Tengah Malam

Spekulasi Publik dan Sikap Pemerintah

Turunnya hujan saat aksi buruh membuat publik menduga adanya upaya pemerintah untuk meredam demonstrasi dan aksi massa.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi keterkaitan antara modifikasi cuaca dan aksi pada Kamis (28/8) tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending