Berita
BMKG Hari Ini: Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Pengaruhi Cuaca Indonesia
Siklon Tropis Bakung dan tiga bibit siklon memicu hujan lebat dan angin kencang di berbagai wilayah Indonesia. BMKG keluarkan peringatan cuaca 16-22 Desember 2025.
MPN Indonesia 18 Desember 2025 - Siklon Tropis Bakung dan tiga bibit siklon lainnya terpantau memengaruhi iklim dan cuaca di Indonesia sejak Jumat (12/12).
Dikutip MPN Indonesia melalui situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Siklon Tropis Bakung terbentuk dari Bibit Siklon Tropis 91S yang berada di Samudra Hindia barat Lampung.
Saat ini, siklon tersebut memiliki tekanan udara minimum 1000 hPa dan kecepatan angin maksimum 35 knot.
Selain itu, Bibit Siklon Tropis 93S di selatan Jawa dan Bibit Siklon Tropis 95S yang tumbuh dari sirkulasi siklonik di perairan Nusa Tenggara Timur juga terpantau aktif.
Ketiga sistem tersebut menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi atau perlambatan kecepatan angin yang meningkatkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di wilayah Sumatera bagian tengah hingga Nusa Tenggara.
BMKG mencatat curah hujan sangat lebat dalam tiga hari terakhir di beberapa wilayah, Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Riau (106 mm), Stasiun Geofisika Denpasar Bali (110 mm), dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat (121 mm).
Kondisi cuaca ini turut dipengaruhi oleh aktivitas Gelombang Rossby Ekuator dan Gelombang Kelvin di sejumlah wilayah, yang memicu hujan intensitas tinggi disertai dampak seperti banjir, genangan air, gangguan transportasi, dan tanah longsor.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala.
Dampak Siklon dan Prospek Iklim dan Cuaca
Dalam sepekan ke depan, Siklon Tropis Bakung diperkirakan masih berada di Samudra Hindia barat daya Lampung dengan kecepatan angin maksimum 60 knot dan tekanan udara minimum 981 hPa.
Meskipun bergerak menjauh ke arah barat daya, sistem ini tetap berpotensi menimbulkan hujan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang di Bengkulu dan Lampung.
Bibit Siklon Tropis 93S, yang berada di selatan Jawa Timur, menunjukkan kecepatan angin maksimum 20 knot dengan tekanan minimum 1005 hPa.
Sistem ini berdampak pada hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, serta menimbulkan angin kencang di Jawa Timur dan Bali.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 95S di barat daya Papua Selatan, yang memiliki kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan minimum 1005 hPa, diperkirakan memperkuat konvergensi di Maluku bagian tenggara dan Papua Selatan, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Selain faktor lokal dan regional, fenomena atmosfer global seperti Indian Ocean Dipole yang masih berada dalam fase negatif (DMI −0.63) juga berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia bagian barat.
Aktivitas Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator turut berperan dalam peningkatan curah hujan di wilayah barat Sumatera, Jawa Timur, Bali, NTT, dan selatan Papua Nugini.
Prakiraan Cuaca 16-18 Desember 2025
BMKG memprediksi cuaca didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Hujan intensitas sedang diperkirakan terjadi di wilayah:
- Sumatera Barat
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat (kategori Siaga) di wilayah:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Riau
- Kep. Riau
- Bengkulu
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Maluku
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
Wilayah yang diprediksi terdampak angin kencang:
- Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Bali
Prakiraan Cuaca 19-22 Desember 2025
Kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga hujan ringan. Peningkatan hujan intensitas sedang diperkirakan terjadi di wilayah:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Kep. Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Bengkulu
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
BMKG menetapkan status Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) untuk wilayah:
- Lampung
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Sulawesi Selatan
- Maluku
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
Sedangkan wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang meliputi:
- Kep. Riau
- Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi @infoBMKG dan aplikasi InfoBMKG.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
