Connect with us

Berita

BPBD Jabar Imbau Warga Waspada Longsor Susulan di Nagreg

BPBD Jabar imbau warga Nagreg waspada longsor susulan usai enam rumah rusak dan 68 orang mengungsi akibat longsor pada Minggu malam (18/5).

Logompn

Published

on

Bpbd jabar imbau warga waspada longsor susulan di nagreg
Ilustrasi Helikopter Milik BPBD Jabar Sedang Memantau Kondisi Bencana Longsor. Gambar : Ilustrasi by MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 20 Mei 2025 - BPBD Provinsi Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Imbauan ini menyusul bencana longsor yang terjadi pada Minggu malam (18/5) sekitar pukul 22.30 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Peristiwa ini menyebabkan enam rumah rusak berat dan memaksa 17 Kepala Keluarga atau 68 jiwa mengungsi.

Tiga warga mengalami luka ringan, sementara fasilitas pendidikan, kesehatan, umum, dan lahan pertanian dilaporkan aman.

Fasilitas ibadah menjadi salah satu yang terdampak, dan kini masuk dalam daftar prioritas pemulihan.

“Terkait penyebab utama longsor, BPBD Provinsi Jawa Barat belum bisa mengidentifikasi secara spesifik karena hal ini merupakan kewenangan dinas teknis seperti PVMBG atau Dinas ESDM,” ujar BPBD Jawa Barat kepada MPN Indonesia dalam pesan singkat, pada Senin (19/5).

Meski penyebab pastinya belum dipastikan, intensitas hujan yang tinggi diakui sebagai pemicu utama longsor.

Nagreg Termasuk Wilayah Rawan Longsor

Nagreg termasuk zona rawan longsor berdasarkan Peta Prakiraan Gerakan Tanah Mei 2025 dari Badan Geologi.

Wilayah selatan dan tengah Jawa Barat, termasuk Nagreg, memiliki potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi.

BPBD menegaskan bahwa untuk mengetahui tingkat kerawanan spesifik, dibutuhkan kajian lebih lanjut oleh PVMBG.

Para pengungsi saat ini tersebar di Madrasah Nurul Hidayah RW 03, Masjid Al-Abidin (Polsek Nagreg), dan rumah kerabat. Warga yang mengalami luka telah ditangani secara medis.

Penanganan Darurat dan Rencana Pemulihan

BPBD Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung telah melakukan langkah darurat, mulai dari kaji cepat lokasi, evakuasi warga, hingga distribusi logistik dan kebutuhan dasar. Pendampingan psikososial juga diberikan bagi pengungsi.

Baca Juga:  Gempa Bumi M 6 Guncang Timor Tengah Utara NTT

“Saat ini kami fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, termasuk makanan, air bersih, dan peralatan tidur. Kami juga memastikan bahwa proses evakuasi berjalan dengan aman,” ungkap BPBD Jawa Barat.

Sebagai bagian dari pemulihan jangka panjang, BPBD merekomendasikan pemetaan potensi longsor susulan dengan menggandeng PVMBG dan dinas teknis lain.

Opsi relokasi untuk warga yang tinggal di zona kritis juga mulai dipertimbangkan.

Warga Diminta Kenali Tanda Awal Longsor

BPBD mengimbau warga, khususnya yang tinggal di wilayah selatan dan tengah Jawa Barat, untuk selalu waspada dan mengenali tanda-tanda awal longsor, seperti retakan tanah, pohon miring, atau perubahan aliran air.

Kesiapsiagaan ini penting mengingat curah hujan masih tinggi dan wilayah seperti Nagreg berisiko mengalami longsor susulan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending