Connect with us

Berita

Buku D.I Pandjaitan Rilis Edisi Kedua dalam Memperingati 100 Tahun Hari Lahir

Memperingati 100 tahun D.I. Pandjaitan, edisi kedua buku biografi diluncurkan.

Logompn

Published

on

Buku d.i pandjaitan rilis edisi kedua dalam memperingati 100 tahun hari lahir
Peluncuran Buku D.I Pandjaitan Edisi Kedua. Gambar: Dok. MPN Indonesia

MPN Indonesia 12 Juni 2025 - Dalam rangka memperingati 100 tahun hari lahir Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal Anumerta D.I. Pandjaitan, edisi kedua buku biografinya resmi diluncurkan pada Senin (9/6) di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan.

Peluncuran buku ini menjadi salah satu agenda utama dari rangkaian kegiatan yang digelar oleh Yayasan Dian Insan Persada, Yayasan Cita Abdi Bangsa, dan DIP Institute Jakarta.

Buku tersebut merupakan pembaruan dari edisi pertama yang dirilis pada 1997 dan kini mendapat tambahan bab serta sudut pandang baru dari orang-orang yang pernah berinteraksi langsung dengan D.I. Pandjaitan.

Peluncuran buku ini turut ditandai dengan sebuah talkshow yang menghadirkan penulis Andry Hariana, putra D.I. Pandjaitan yakni Salomo Pandjaitan, serta Letjen Purn. Sintong Pandjaitan yang merupakan saksi sejarah peristiwa Lubang Buaya. 

Sintong menuturkan kisah perkenalannya dengan sang jenderal hingga saat dirinya mengangkat jenazahnya dari sumur maut tersebut. 

Acara dipandu oleh Dr. Ian Montratama dari Universitas Pertahanan. Sebagai simbol penyerahan nilai sejarah, buku ini diserahkan oleh putri tertua D.I. Pandjaitan, Katherine Pandjaitan, kepada Mutia Hatta dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Fadli zon
Fadli Zon dalam Acara Peluncurkan Buku D.I Pandjaitan Edisi Kedua. Gambar: Dok. MPN Indonesia

Selain peluncuran buku, acara puncak peringatan ini juga menampilkan pengumuman pemenang lomba esai nasional.

Kompetisi ini mengangkat tema kepahlawanan D.I. Pandjaitan dan terbagi dalam enam kategori dari tingkat SD hingga Pati TNI/Siswa Lemhannas.

Total hadiah yang diberikan mencapai Rp193.000.000.

Tujuan Peringatan

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian acara “Peringatan 100 Tahun Hari Lahir Pahlawan Revolusi D.I. Pandjaitan”.

Selain menjadi ajang penghormatan, acara ini juga bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda.

Baca Juga:  Pimpinan MPR Minta Maaf soal Kelalaian Juri Lomba Cerdas Cermat

D.I. Pandjaitan dikenal sebagai sosok patriot yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI dan ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Revolusi oleh negara.

Serangkaian kegiatan telah digelar, dimulai dari konser musik bertajuk “Tribute for the Fallen Heroes” pada (8/6) di Aula Simfonia Jakarta.

Konser ini menghadirkan Budi Ngurah Orkestra, Diani Rianti, Oswin Wilke, Paduan Suara Gema Atma Jaya, dan Eileen Pandjaitan sebagai bentuk penghormatan artistik terhadap para pahlawan, khususnya D.I. Pandjaitan.

Proses Penyusunan dan Serah Terima Buku

Buku edisi kedua D.I. Pandjaitan merupakan hasil revisi dan penambahan dari edisi tahun 1997 yang awalnya ditulis berdasarkan narasi istri sang pahlawan, Marieke Pandjaitan Boru Tambunan, kepada Ramadhan KH dan Sugiarta Sriwibawa.

Versi terbaru ini disusun oleh Andry Hariana dan Saefudin Sayuti.

“Saya merasa suatu kehormatan bisa menambah isi buku yang pernah ditulis bapak Ramadhan KH. Harapan saya buku ini bisa menjadi inspirasi anak muda dan melestarikan nilai-nilai yang diwariskan oleh Pahlawan Revolusi D.I. Pandjaitan,” ungkap Andry Hariana, penulis Buku edisi kedua D.I. Pandjaitan, kepada MPN Indonesia.

Lomba Esai Nasional

Lomba esai nasional yang dilaksanakan berbarengan dengan peluncuran buku ini terbagi dalam beberapa kategori: SD, SLTP, SLTA, perguruan tinggi, Pamen TNI & PNS setingkat, serta Pati TNI/Siswa Lemhannas/setingkat.

Setiap kategori menghasilkan tiga pemenang dengan total hadiah mencapai Rp193 juta.

Kehadiran Tokoh Nasional

Peringatan 100 tahun hari lahir pahlawan revolusi d.i. pandjaitan
Peringatan 100 Tahun Hari Lahir Pahlawan Revolusi D.I. Pandjaitan. Gambar: Dok. MPN Indonesia

Acara puncak juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, termasuk Mantan Wapres Try Sutrisno, Luhut Binsar Pandjaitan, Letjen Purn. Sintong Panjaitan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta sejumlah keluarga pahlawan revolusi lainnya seperti putra Letjen Anumerta MT Haryono dan putri dari A. Yani, Soetoyo, dan Soeprapto.

Baca Juga:  Gus Miftah Angkat Sunhaji jadi Anggota Kehormatan Banser dan Akan Diberangkatkan Umrah

(AKM/NID/RAD)

Trending