Connect with us

Berita

Demo Tolak Kenaikan PBB di Kantor Bupati Bone Berujung Ricuh

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bone melakukan demonstrasi di depan Kantor Bupati Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (19/8).

Logompn

Published

on

Demo tolak kenaikan pbb di kantor bupati bone berujung ricuh
Demo Tolak Kenaikan PBB di Kantor Bupati Bone Berujung Ricuh | Gambar: X/@Daeng_Info

Sulawesi Selatan, MPN Indonesia 20 Agustus 2025 - Ratusan warga dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bone melakukan demonstrasi menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di depan Kantor Bupati Bone, Sulawesi Selatan, pada Selasa (19/8).

Aksi massa yang dimulai sekitar pukul 13.00 Wita ini berujung bentrokan dengan aparat keamanan setelah tuntutan massa tidak direspons langsung oleh Bupati Bone.

“Kami berikan waktu 5 menit agar menghadirkan bupati dan wakil bupati kami. Kami minta mereka yang datang temui kami, atau kami yang masuk menemuinya,” ujar Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Bone, Rafli Fasyah saat berorasi.

Massa Terobos Barikade karena Tuntutan Tak Dipenuhi

Dikutip MPN Indonesia dari BBC, kericuhan terjadi ketika massa berusaha menerobos barikade kawat berduri dan merobohkan pagar kantor bupati.

Aparat yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP sempat melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sumber ketegangan berasal dari ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Bone untuk menemui pengunjuk rasa.

Menurut Rafli Fasyah, seharusnya para pejabat itu menemui massa aksi dengan sukarela, bukan justru menghindar.

“Kami datang jauh-jauh ke sini, bahkan rela meninggalkan pekerjaan hanya untuk menyampaikan aspirasi. Tapi bupati dan wakil bupati tidak mau menemui rakyatnya. Di mana tanggung jawab mereka sebagai pemimpin?” kata Rafli Fasyah.

Diduga Disusupi Kelompok Anarko

Sekitar pukul 18.20 Wita, perwakilan demonstran sempat diajak berdialog dengan Pj Sekda Bone Andi Saharuddin, Kabag Hukum Setda Bone Ramli, dan Kepala Diskominfo Bone Anwar.

Namun, dialog tidak menghasilkan kesepakatan. Massa kemudian melempar batu ke arah petugas hingga pukul 22.20 Wita, kericuhan meluas ke beberapa ruas jalan.

Baca Juga:  Cinta Laura dan Indah G Minta Media Internasional Pantau Kondisi Indonesia

Kapolres Bone AKBP Sugeng Setyo Budhi menduga aksi tersebut disusupi oleh kelompok anarko.

“Aksi disusupi oleh kelompok anarko. Ini yang memicu terjadinya bentrok,” ujar Sugeng kepada DetikSulsel, Selasa (19/8).

Respons Pemerintah Kabupaten Bone

Pemerintah Kabupaten Bone sebelumnya menyatakan bahwa kenaikan PBB-P2 sebesar 65%, bukan 300% seperti yang ramai diberitakan.

“Kenaikan PBB-P2 di Bone itu tidak mencapai 300%, itu hoaks. Kenaikannya hanya 65 persen,” kata Kepala Dinas Kominfo Bone, Anwar.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Bone akhirnya memutuskan untuk menunda kenaikan PBB-P2 setelah demonstrasi berujung ricuh.

“Penyesuaian (tarif PBB-P2) 65% ini ditunda dulu. Sesuai arahan pemerintah pusat terkait PBB-P2 di wilayah Kabupaten Bone, maka dari itu kita tunda dan akan kita kaji ulang kembali,” jelas Pj Sekda Bone Andi Saharuddin kepada wartawan, Selasa (19/8).

Ia menegaskan bahwa PBB-P2 akan kembali menggunakan tarif lama, dan bagi warga yang sudah membayar dengan tarif baru, akan dilakukan penyesuaian.

“Adapun yang sudah melakukan pembayaran akan kita sesuaikan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga3 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita22 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita29 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita54 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending