Connect with us

Berita

Desil 6-10 Artinya Apa? Ini Penjelasan Lengkap dan Dampaknya bagi Penerima Bansos

Pemerintah menetapkan klasifikasi desil sebagai acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Logompn

Published

on

Desil 6 10 Artinya Apa Ini Penjelasan Lengkap dan Dampaknya bagi Penerima Bansos
Desil 6-10 Artinya Apa? Ini Penjelasan Lengkap dan Dampaknya bagi Penerima Bansos. Gambar: Ilustrasi AI by MPN Indonesia

MPN Indonesia 28 Juli 2026 - Pemerintah menetapkan klasifikasi desil sebagai acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Sistem ini digunakan untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan pemerintah seperti PKH dan BPNT.

Sistem desil membagi penduduk ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.

Masyarakat dalam desil 1 hingga 5 menjadi prioritas penerima bantuan sosial, sementara desil 6 hingga 10 tidak lagi diprioritaskan karena dianggap lebih mandiri secara ekonomi.

Pengertian dan Pembagian Desil

Desil adalah pembagian tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan kondisi ekonomi rumah tangga.

Sistem ini digunakan secara nasional untuk memetakan kondisi sosial ekonomi serta menentukan sasaran bantuan sosial dari Kemensos dan program bantuan pemerintah lainnya.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Pemkab Gunungkidul, pembagian desil terdiri dari:

Desil 1: Kelompok sangat miskin
Desil 2: Kelompok miskin
Desil 3: Kelompok hampir miskin
Desil 4: Kelompok rentan miskin
Desil 5: Kelompok pas-pasan
Desil 6–10: Kelompok menengah ke atas

Kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama dalam berbagai program bantuan sosial. Sementara itu, desil 5 masih berpeluang menerima bantuan tertentu secara terbatas.

Adapun desil 6 ke atas tidak menjadi prioritas dalam program bantuan pemerintah karena dinilai memiliki kondisi ekonomi yang lebih stabil.

Kriteria Penerima Bantuan Sosial Berdasarkan Desil

Penyaluran bantuan sosial mengacu pada batas desil yang berbeda untuk setiap program. Berikut rinciannya:

Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1–4
Program Sembako (BPNT): Desil 1–5
Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK): Desil 1–5
Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI): Desil 1–5 atau berdasarkan asesmen khusus

Baca Juga:  Bahlil Lahadalia: Mulai 2026 Beli Gas Elpiji 3 Kg Harus pakai NIK

Dengan sistem ini, desil menjadi indikator utama dalam menentukan kelayakan penerima bantuan sosial.

Desil 1 hingga 4 memiliki peluang terbesar untuk menerima berbagai jenis bantuan pemerintah, sementara desil 5 bersifat lebih selektif.

Faktor Perubahan Desil

Desil bersifat dinamis dan dapat berubah seiring pembaruan data yang dilakukan secara berkala. Sistem DTKS terhubung dengan berbagai sumber data nasional, termasuk:

Data kendaraan dari Samsat
Data perbankan
Data kepemilikan aset
Data kependudukan dari Dukcapil
Data ekonomi dan pajak
Data pendidikan dan kesehatan

Perubahan ini dapat menyebabkan seseorang berpindah dari desil rendah ke desil yang lebih tinggi.

Jika seorang warga sebelumnya berada di desil 3 kemudian terdeteksi memiliki aset tambahan, sistem dapat memindahkannya ke desil 6 atau lebih tinggi.

Dampaknya, bantuan sosial seperti PKH dan BPNT akan dihentikan karena tidak lagi memenuhi syarat desil.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending